Peringati Milad HMI ke-79, Harisson Ajak Kader Kuasai AI dan Perkuat Kompetensi Masa Depan

Sekda Kalbar Harisson menghadiri Dies Natalis HMI ke-79 di Rumah Melayu Pontianak. Ia berpesan agar kader HMI menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi AI. (Foto: Adp.)

KalbarOke.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menghadiri puncak peringatan Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-79 yang digelar di Rumah Melayu Pontianak, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan agenda buka puasa bersama yang melibatkan keluarga besar HMI dan KAHMI se-Kalimantan Barat dalam suasana khidmat bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Harisson mengajak seluruh kader HMI untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar perjuangan organisasi. Ia menekankan pentingnya persiapan diri dalam menghadapi tantangan masa depan yang kian kompleks.

Menurut Harisson, generasi muda saat ini wajib membekali diri dengan ilmu pengetahuan dan kompetensi yang kuat. Hal ini diperlukan agar para kader mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan teknologi global.

“Saya tekankan bahwa kita harus memiliki ilmu pengetahuan serta kompetensi yang benar-benar mampu bersaing. Ini adalah tanggung jawab dan tantangan kita ke depan,” ungkap Harisson yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Kalimantan Barat.

Salah satu poin penting yang disoroti Harisson adalah fenomena Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Ia menilai teknologi ini membawa manfaat besar sekaligus tantangan jika tidak diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis.

Baca :  Bengkayang "Diobok-obok" Robot Besi! Belasan Eksavator Cukong Keruk 30 Hektar Emas di Desa Rukma Jaya

Harisson memperingatkan agar para kader tidak terjebak dalam ketergantungan penuh pada teknologi tersebut tanpa pemahaman yang mendalam. Penguasaan ilmu pengetahuan tetap menjadi fondasi utama bagi mahasiswa.

“Jangan sampai kita tidak memahami apa-apa dan justru bergantung sepenuhnya pada AI. Kepada adik-adik HMI, kuasailah ilmu pengetahuan dan teknologi dengan sebaik-baiknya,” pesan Harisson pada Kamis (5/3/2026).

Selain aspek intelektual, Harisson juga mengingatkan peran vital KAHMI dalam memperkuat nilai keimanan dan ketakwaan di masyarakat. Ia berharap organisasi ini terus menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi keadilan sosial.

Harisson menegaskan bahwa integritas adalah kunci utama bagi calon pemimpin masa depan. Ia mendorong kader HMI untuk menjadi sosok yang amanah, berani, dan selalu berpegang teguh pada nilai kebenaran.

Di akhir arahannya, Sekda Kalbar mengajak sinergi antara HMI, KAHMI, dan pemerintah daerah untuk terus ditingkatkan. Kolaborasi ini dinilai penting guna mendukung pembangunan Kalimantan Barat yang lebih maju dan sejahtera.

Baca :  Kejar Insentif Rp1 Triliun, Sekda Harisson Minta OPD Kalbar Teliti Siapkan Laporan Kinerja Pro SN

“Mari kita bersama-sama membangun Kalimantan Barat yang lebih baik, dengan landasan keimanan dan ketakwaan yang kuat,” tutup Harisson mengakhiri sambutannya.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, pengurus Majelis Wilayah KAHMI Kalbar, serta ratusan kader HMI dari berbagai daerah di Kalimantan Barat yang memadati Rumah Melayu.


Ringkasan Berita

*Sekda Kalbar Harisson menghadiri Dies Natalis HMI ke-79 dan buka puasa bersama di Rumah Melayu Pontianak, Kamis (5/3/2026).

*Harisson menekankan pentingnya kader HMI menguasai kompetensi dan ilmu pengetahuan untuk menghadapi persaingan di era digital.

*Fenomena AI menjadi sorotan khusus agar kader tetap mengedepankan kemampuan berpikir kritis dan tidak bergantung sepenuhnya pada teknologi.

*Harisson yang juga Ketua Umum MW KAHMI Kalbar berpesan agar kader menjadi pemimpin yang amanah, berintegritas, dan menjunjung nilai Islam.

*Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara organisasi mahasiswa keislaman dengan pemerintah dalam membangun kemajuan Kalimantan Barat.