Prabowo Targetkan Pembangunan Energi Surya 100 Gigawatt Percepat Elektrifikasi Nasional

Ilustrasi Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan energi surya hingga 100 gigawatt sebagai bagian dari percepatan transformasi energi nasional dan penguatan ketahanan energi Indonesia. Foto: torstensimon dari Pixabay

KalbarOKe.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi sektor energi nasional di tengah dinamika global yang menuntut ketahanan dan kemandirian energi.

Pemerintah, kata Prabowo, akan menjalankan program elektrifikasi nasional berbasis energi baru terbarukan, terutama melalui pengembangan tenaga surya dan panas bumi. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Rabu, 11 Maret 2026.

Target Energi Surya 100 Gigawatt

Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan pemerintah telah menetapkan target pembangunan pembangkit listrik tenaga surya hingga 100 gigawatt dalam waktu secepat mungkin.

“Energi terbarukan dari tenaga surya, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita akan membangun 100 gigawatt. Itu sudah perintah saya, itu sudah keputusan saya dan kita akan buktikan kepada dunia bahwa kita lebih cepat dan efektif dalam hal ini,” kata Prabowo.

Baca :  Prabowo Saksikan Kerja Sama Danantara–Arm, Indonesia Bidik Penguasaan Teknologi Semikonduktor

Menurut dia, percepatan pengembangan energi terbarukan menjadi langkah penting untuk memastikan Indonesia mampu menghadapi tantangan energi global.

Potensi Sumber Energi Melimpah

Prabowo menilai Indonesia memiliki keuntungan besar dibanding banyak negara lain karena kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Ia menyebut berbagai komoditas domestik dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif, mulai dari kelapa sawit, singkong, jagung, hingga tebu yang berpotensi diolah menjadi bahan bakar.

Baca :  Prabowo Kumpulkan Para Tokoh Bangsa di Istana, Bahas Dampak Perang Timur Tengah terhadap Indonesia

Selain itu, Indonesia juga memiliki potensi besar energi panas bumi atau geotermal yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. “Kalau tidak salah kita memiliki salah satu cadangan geotermal terbesar di dunia yang belum dieksploitasi sepenuhnya,” ujarnya.

Percepat Transisi Energi Nasional

Prabowo menegaskan percepatan pembangunan energi terbarukan merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat kemandirian energi sekaligus menghadapi ketidakpastian global.

Dengan transformasi energi yang lebih terarah dan berkelanjutan, Indonesia diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan energi domestik, tetapi juga menjadi salah satu pemain penting dalam peta energi masa depan dunia. (*/)