Ratusan Emak-emak Serbu Polres Landak, Paket Sembako Murah Rp90 Ribu Ludes dalam Sekejap

Bupati Landak Karolin Margret Natasa membuka operasi pasar murah di Polres Landak. Tersedia paket sembako Rp90 ribu dan gas LPG Rp20 ribu untuk tekan inflasi. (Foto: Ist.)

KalbarOke.Com — Halaman Polres Landak dipadati ratusan warga sejak Senin pagi (16/03/2026). Kedatangan warga yang didominasi kaum ibu-ibu ini bertujuan untuk menyerbu Operasi Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Landak guna menekan inflasi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Antusiasme masyarakat sudah terlihat sebelum acara dimulai pada pukul 09.00 WIB. Mereka rela mengantre dengan tertib demi mendapatkan komoditas bahan pokok dengan harga subsidi yang jauh di bawah harga pasar.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, didampingi Kapolres Landak serta unsur Forkopimda. Program ini merupakan sinergi antara Pemkab Landak, Polri, Badan Pangan Nasional, Pertamina, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menjelaskan bahwa operasi pasar ini memiliki dua misi utama: membantu daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga pangan.

“Kegiatan ini fokus menyediakan pangan murah bagi masyarakat menjelang hari raya sekaligus mengendalikan inflasi agar harga-harga tidak naik terlalu tinggi,” ujar Karolin pada Senin (16/03/2026).

Baca :  Wamenpar Ni Luh Puspa Minta Destinasi Wisata Bebas Pungli Jelang Libur Nyepi dan Lebaran

Dalam operasi tersebut, pemerintah menyediakan Paket Sembako Bersubsidi seharga Rp90.000 yang berisi:

• Beras Premium 5 kg
• Minyak Goreng
• Gula Pasir

Selain paket tersebut, beberapa komoditas eceran juga dijual dengan harga miring, di antaranya:

• Bawang Merah & Bawang Putih: Rp40.000/kg
• Gas LPG 3 Kg: Rp20.000/tabung (Syarat fotokopi KTP, maksimal 2 tabung)
• Telur Ayam: Rp15.000/paket
• Tepung Terigu: Rp13.000/bungkus

Ratnawati, salah seorang warga yang ikut mengantre, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia membeli gas LPG, minyak goreng, dan beras untuk kebutuhan dapur.

“Dengan adanya pasar murah ini sangat membantu kami. Selisih harganya jauh dengan pasar, semoga ke depan terus ada,” ungkapnya bersyukur.

Senada dengan Ratnawati, Feronita warga KM 2 Ngabang, menyebut selisih harga yang ditawarkan pemerintah sangat berarti untuk menghemat pengeluaran rumah tangga menjelang Idulfitri.

Baca :  Pesan Sekda Harisson di Harlah IPNU-IPPNU: Jangan Jadi Budak AI, Kuasai Ilmu Pengetahuan!

Untuk menjaga pemerataan, setiap warga hanya diperbolehkan membeli maksimal satu paket sembako. Operasi pasar murah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga di Kabupaten Landak hingga hari kemenangan tiba.


Ringkasan Berita

*Pemkab Landak menggelar Operasi Pasar Murah di halaman Polres Landak pada Senin (16/03/2026) mulai pukul 09.00 WIB.

*Tersedia paket sembako subsidi Rp90 ribu serta komoditas lain seperti bawang, telur, mentega, dan gas LPG 3 kg seharga Rp20 ribu.

*Bupati Karolin Margret Natasa menegaskan kegiatan ini adalah upaya nyata pemerintah mengendalikan inflasi daerah jelang Idulfitri 1447 H.

*Warga diwajibkan membawa fotokopi KTP untuk pembelian gas LPG (maksimal 2 tabung) demi pemerataan distribusi.

*Masyarakat berharap kegiatan serupa digelar berkala mengingat tingginya harga kebutuhan pokok di pasar tradisional saat ini.