Dukung Ikan Siluk Jadi Ikon Ekspor, Gubernur Kalbar Siapkan Piala Grand Champion di Kontes Arwana 2026

Gubernur Kalbar Ria Norsan berkomitmen menjadikan ikan Arwana sebagai komoditas ekspor unggulan dan mendukung pelaksanaan APPS Arowana Kontes 2026. (Foto: Ist.)

KalbarOke.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi dalam menjadikan ikan Siluk atau Arwana sebagai ikon ekonomi kreatif sekaligus komoditas ekspor unggulan daerah. Hal ini disampaikan saat menerima jajaran pengurus Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk (APPS) di Ruang Kerja Gubernur pada Selasa (31/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menekankan bahwa industri Arwana bukan sekadar hobi, melainkan sektor investasi bernilai tinggi. Sektor ini dinilai mampu menyerap banyak tenaga kerja serta mengharumkan nama Kalimantan Barat di kancah internasional.

Salah satu perhatian utama Ria Norsan adalah sinkronisasi aturan yang selama ini masih menjadi kendala bagi para pelaku usaha. Ia menyatakan akan segera berkoordinasi dengan instansi vertikal guna memastikan proses sertifikasi dan dokumen izin angkut bisa berjalan lebih cepat.

“Ikan Siluk kita memiliki kualitas terbaik di dunia. Pemerintah harus hadir memastikan para penangkar tidak terhambat oleh birokrasi yang berbelit,” ujar Ria Norsan pada Selasa (31/3/2026).

Baca :  Komdigi Lantik 582 PNS Baru, Dorong Layanan Publik Digital Lebih Cepat dan Transparan

Pemerintah Provinsi Kalbar juga berencana mendukung para pelaku usaha melalui keikutsertaan dalam pameran dagang internasional dan festival budaya. Fokus promosi pasar akan diarahkan ke kawasan Asia Timur hingga Eropa untuk memperluas jangkauan ekspor.

Selain urusan dagang, Gubernur mendorong adanya riset bersama untuk menjaga kemurnian genetik Siluk lokal. Langkah ini penting agar Arwana asal Kalbar tetap memiliki nilai jual tinggi dan daya saing yang kuat di pasar global.

“Kita memberikan perhatian khusus kepada pelaku usaha ikan Siluk, termasuk mendorong riset agar Arwana Kalbar tetap menjadi primadona dunia,” jelasnya.

Ketua APPS, Erik Hikmatul Basyir, menyambut baik dukungan tersebut. Menurutnya, perhatian langsung dari pimpinan daerah menjadi motivasi besar bagi para penangkar dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.

“Selama ini kami banyak berjuang secara mandiri. Dengan dukungan langsung dari Bapak Gubernur, kami optimis ekonomi kerakyatan berbasis budidaya ikan hias ini akan naik kelas,” ungkap Erik pada Selasa (31/3/2026).

Baca :  Pertamina Pantau Pasokan BBM dan LPG Lewat Digital Hub Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026

Dalam kesempatan itu, APPS juga memaparkan rencana pelaksanaan APPS Arowana Kontes 2026. Ajang bergengsi ini nantinya akan memperebutkan Piala Grand Champion Gubernur Kalbar sebagai penghargaan tertinggi.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Bapak Gubernur yang memberikan lampu hijau penggunaan Piala Gubernur pada Kontes Arowana 2026,” pungkas Erik.


Ringkasan Berita

Gubernur Kalbar Ria Norsan bertemu pengurus APPS pada Selasa (31/3/2026) untuk membahas pengembangan potensi ekspor ikan Arwana.

Pemerintah Provinsi berkomitmen mempermudah proses sertifikasi dan perizinan dokumen angkut ikan Siluk agar lebih efisien bagi penangkar.

Arwana Kalbar akan dipromosikan lebih masif ke pasar Asia Timur dan Eropa melalui pameran dagang serta festival internasional.

Gubernur mendorong riset genetik guna memastikan kemurnian dan kualitas Arwana lokal tetap terjaga sebagai komoditas premium dunia.

APPS akan menggelar Kontes Arowana 2026 yang memperebutkan Piala Gubernur Kalbar sebagai upaya memperkuat citra daerah di tingkat nasional.