KalbarOke.Com — Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menegaskan kewajiban bagi setiap rumah tangga di Kabupaten Sintang untuk memiliki fasilitas buang air besar berupa jamban atau WC sendiri. Hal ini disampaikan Bupati saat menghadiri Deklarasi 3 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Nanga Sepauk, Kecamatan Sepauk, Kamis (16/4/2026) pekan kemarin.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gregorius menekankan bahwa kepemilikan WC di setiap rumah bukan sekadar masalah ketersediaan biaya, melainkan soal kemauan dan niat dari masyarakat untuk hidup lebih bermartabat dan sehat.
“Membangun WC itu kalau diniatkan pasti bisa. Perlu kloset, seng, kayu, pasir, dan semen. Kalau niat, pasti bisa. Saya minta semua rumah punya WC,” tegas Bupati Gregorius Herkulanus Bala di hadapan warga.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Nanga Sepauk yang telah berhasil melaksanakan tiga pilar STBM, yakni Stop Buang Air Besar Sembarangan (ODF), Cuci Tangan Pakai Sabun, serta Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga. Ia mendorong agar desa-desa lain di Kabupaten Sintang dapat mengikuti jejak Desa Nanga Sepauk untuk mendeklarasikan diri sebagai desa ODF.
“Saya senang melihat anak-anak yang sehat. Saya juga mendorong agar masyarakat sadar untuk tidak buang air besar sembarangan,” tambahnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sintang, dr. Haryono Linoh, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil verifikasi tim, Desa Nanga Sepauk telah memenuhi kriteria ODF (Open Defecation Free). Di desa tersebut, seluruh rumah tangga telah memiliki akses terhadap WC dan tidak lagi ditemukan praktik buang air besar di area terbuka atau sungai.
Kegiatan ini juga menjadi momen perpisahan bagi Wahana Visi Indonesia (WVI) yang telah 12 tahun mendampingi program pemberdayaan di Sintang. Area Manager WVI Sintang, Margareta Siregar, mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak BAB sembarangan merupakan bagian dari menjaga martabat manusia.
Melalui instruksi ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap derajat kesehatan masyarakat meningkat serta lingkungan perairan di Kabupaten Sintang terbebas dari pencemaran tinja yang dapat memicu berbagai penyakit.
Ringkasan Berita:
- Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mewajibkan setiap rumah memiliki WC demi meningkatkan standar kesehatan masyarakat.
- Bupati menegaskan pembangunan jamban keluarga bisa terwujud jika ada niat kuat dari masyarakat untuk menyediakan material sederhana seperti kloset dan semen.
- Desa Nanga Sepauk resmi menyandang status ODF karena seluruh rumah tangga sudah memiliki akses sanitasi yang layak.
- Kegiatan ini menandai berakhirnya program pendampingan Wahana Visi Indonesia (WVI) di Sintang yang telah berjalan sejak 2014.
- Dinas Kesehatan Sintang mencatat keberhasilan Desa Nanga Sepauk sebagai tonggak penting dalam perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di Sintang.







