KalbarOke.Com — Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghindari dan berhenti konsumsi minuman keras (miras). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata menekan angka kriminalitas, perkelahian, serta kecelakaan lalu lintas yang kerap dipicu oleh pengaruh alkohol.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
“Minuman keras seringkali menjadi pemicu tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhinya, demi keselamatan bersama serta masa depan yang lebih baik, khususnya bagi generasi muda,” ujar Kombes Pol Bambang Suharyono, Sabtu (2/5/2026).
Berdasarkan evaluasi kepolisian, tidak sedikit peristiwa negatif seperti perkelahian antarwarga hingga kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal berawal dari konsumsi minuman keras yang berlebihan. Pengaruh alkohol dinilai secara signifikan meningkatkan potensi gangguan kamtibmas karena dapat menghilangkan kendali diri seseorang.
Polda Kalbar berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, hingga lingkungan keluarga, dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi serta pengawasan. Kesadaran kolektif dari masyarakat dianggap sebagai kunci utama dalam meminimalisir pengaruh negatif miras.
“Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga diri dari pengaruh negatif minuman keras bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama demi menciptakan Kalimantan Barat yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkas Bambang.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Kalimantan Barat dari berbagai potensi tindak kriminal.
Ringkasan Berita:
- Polda Kalbar meminta masyarakat menjauhi segala jenis minuman keras demi menjaga kamtibmas dan keselamatan.
- Pengaruh alkohol diidentifikasi sebagai pemicu utama perkelahian, tindak kriminal, dan kecelakaan lalu lintas.
- Kabid Humas Polda Kalbar menekankan pentingnya peran tokoh agama dan tokoh adat dalam mengedukasi warga.
- Penegakan hukum akan berjalan beriringan dengan imbauan humanis untuk menumbuhkan kesadaran kolektif.
- Langkah ini bertujuan menciptakan situasi Kalimantan Barat yang lebih aman dan damai bagi generasi mendatang.







