KalbarOke.com – Respons cepat jajaran Polsek Tayan Hilir berhasil menyelamatkan seorang pria yang diduga mencoba mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Kapuas Tayan di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu malam, 3 Juni 2026.
Korban berinisial CLJ, 47 tahun, warga Kecamatan Tayan Hilir, ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat terbawa arus Sungai Kapuas.
Kapolsek Tayan Hilir IPTU Kusdarwanto mengatakan laporan pertama diterima polisi sekitar pukul 21.25 WIB dari warga yang melihat seorang pria terjun dari atas Jembatan Kapuas Tayan di Dusun Piasak, Desa Pedalaman. “Begitu menerima laporan, anggota piket langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pencarian,” ujar Kusdarwanto.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, sebelum kejadian korban sempat bertengkar dengan seorang perempuan berinisial DR, 29 tahun, yang diketahui merupakan pasangan korban. Keduanya sebelumnya berada di sebuah hotel di wilayah Tayan Hilir sekitar pukul 20.00 WIB sebelum keluar untuk mencari makan bersama.
Namun dalam perjalanan, mereka kembali terlibat cekcok hingga berhenti di tengah Jembatan Kapuas Tayan sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu korban disebut sempat mengutarakan niat untuk melompat ke sungai. Empat warga yang melintas bersama DR berhasil menggagalkan upaya tersebut dan mencoba menenangkan situasi.
Setelah warga meninggalkan lokasi karena situasi dianggap aman, pertengkaran kembali terjadi. Dalam kondisi emosional tersebut, korban diduga nekat melompat ke Sungai Kapuas. Melihat kejadian itu, DR langsung meminta bantuan pengguna jalan yang melintas di atas jembatan.
Seorang warga bernama Pion kemudian menghubungi Polsek Tayan Hilir untuk melaporkan peristiwa tersebut. Di tengah proses pencarian, sekitar pukul 22.00 WIB korban berhasil menghubungi DR menggunakan telepon milik warga. Informasi itu diteruskan kepada petugas yang sedang melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Dari komunikasi tersebut diketahui korban berada di sebuah rumah warga dekat SMP Negeri 2 Dusun Pulau Tayan, Desa Pulau Tayan Utara. Korban diduga terbawa arus sungai hingga mencapai wilayah tersebut sebelum akhirnya ditemukan warga dalam kondisi lemas.
Petugas Polsek Tayan Hilir kemudian bergerak menuju lokasi dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Tayan sekitar pukul 22.15 WIB untuk mendapatkan penanganan medis.
Kusdarwanto mengapresiasi peran cepat masyarakat yang segera melaporkan kejadian sehingga proses penyelamatan dapat dilakukan dengan cepat. “Sinergi masyarakat dan kepolisian sangat membantu dalam penanganan situasi darurat. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun orang di sekitar guna mencegah tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Hingga kini korban masih menjalani penanganan medis dan pemantauan lebih lanjut oleh pihak terkait. (*/)







