Polres Mempawah Tertibkan Premanisme di SPBU Saat Antrean Solar Mengular

Polres Mempawah menertibkan praktik pungutan liar dan premanisme di sejumlah SPBU saat antrean solar truk mengular akibat kelangkaan BBM subsidi. Foto: dok Humas Polri

KalbarOke.com – Kelangkaan solar di sejumlah SPBU di Kabupaten Mempawah memicu antrean panjang kendaraan angkutan barang dan keluhan para sopir truk. Menanggapi kondisi tersebut, Polres Mempawah turun langsung melakukan penertiban terhadap praktik pungutan liar dan aksi premanisme di area SPBU.

Melalui jajaran Satreskrim, kepolisian menggelar operasi penertiban di sejumlah SPBU pada Kamis, 4 Juni 2026. Kegiatan dipimpin Kanit Tipidter Satreskrim Polres Mempawah Ipda David Rizaldi dengan menyasar sejumlah titik antrean kendaraan angkutan barang, mulai dari SPBU Desa Pasir, Kuala Mempawah, Sungai Bakau Besar Laut, Sungai Pinyuh, Nusapati hingga SPBU Purun.

Dalam penertiban tersebut, petugas menemukan adanya oknum yang diduga memanfaatkan antrean panjang kendaraan untuk meminta uang parkir dan pungutan tidak resmi kepada para sopir truk yang sedang mengantre solar subsidi.

Baca :  Kemenag Kalbar Dukung KORMA 2026, Madrasah Diminta Matangkan Persiapan

Selain melakukan penindakan, polisi juga memasang banner imbauan terkait larangan penyalahgunaan BBM subsidi sebagai bentuk edukasi dan upaya pencegahan pelanggaran di lapangan.

Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima berbagai laporan dan keluhan dari para sopir truk terkait situasi di SPBU.

“Kami menindaklanjuti aspirasi dan keluhan para sopir truk. Selain memastikan distribusi BBM tetap kondusif, kami juga melakukan tindakan tegas terhadap praktik yang merugikan masyarakat, termasuk pungutan liar dan aksi premanisme,” kata Jonathan.

Menurut dia, praktik pungutan liar di area pelayanan publik tidak bisa dibiarkan karena dapat menimbulkan keresahan dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan sopir angkutan barang memiliki peran penting dalam mendukung distribusi logistik dan kebutuhan pokok masyarakat sehingga harus mendapatkan rasa aman saat bekerja. “Para sopir harus bisa menjalankan aktivitas tanpa tekanan maupun pungutan dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Baca :  Polisi Tindak Premanisme di SPBU Saat Sopir Truk Mempawah Keluhkan Solar Langka

Kapolres memastikan Polres Mempawah akan terus melakukan pengawasan rutin di seluruh SPBU di wilayah hukumnya guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan lancar dan tepat sasaran. “Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pemerasan maupun pungutan liar. Jika masyarakat menemukan praktik tersebut, segera laporkan kepada kepolisian,” katanya.

Langkah penertiban yang dilakukan kepolisian mendapat respons positif dari para sopir truk yang berharap distribusi solar segera kembali normal dan bebas dari praktik pungutan liar di lapangan. (*/)