IPA Baru Kubu Raya Didorong Jadi Jawaban Krisis Air Bersih

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menghadiri groundbreaking IPA Tirta Raya Kubu Raya berkapasitas 100 liter per detik dengan anggaran Rp89 miliar. Foto: Jackmus

KalbarOke.com — Persoalan air bersih di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mulai mendapat suntikan infrastruktur baru. Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menghadiri peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perumdam Tirta Raya di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Senin, 24 Agustus 2026.

Instalasi tersebut dirancang memiliki kapasitas 2 x 50 liter per detik, atau total 100 liter per detik. Pembangunan dengan anggaran sekitar Rp89 miliar itu diharapkan memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi warga Kubu Raya.

Bagi Lasarus, pembangunan IPA bukan sekadar proyek infrastruktur. Ia melihat ketersediaan air bersih sebagai kebutuhan dasar yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

“Kebutuhan air bersih di Kalimantan Barat ini sangat urgen. Salah satu contoh di Kabupaten Kubu Raya. Pemerintah pusat harus peduli dengan hal ini, karena ini adalah salah satu solusi membuat masyarakat sejahtera,” kata Lasarus.

Ia menilai persoalan air bersih di Kalimantan Barat membutuhkan perhatian serius pemerintah pusat. Kubu Raya, kata dia, merupakan salah satu daerah yang masih membutuhkan dukungan pembangunan infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Baca :  Anggota DPRD Sintang Diduga Bawa 3 Kg Emas Tanpa Dokumen, Polda Kalbar Diuji

Menurut Lasarus, penyediaan air bersih tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah daerah. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah perlu diperkuat agar pembangunan sarana air bersih dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Bupati Kubu Raya Sujiwo menyambut pembangunan IPA tersebut sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah pusat terhadap kebutuhan masyarakat di daerahnya. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Komisi V DPR RI dan Lasarus yang dinilai selama ini memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Kubu Raya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Komisi V DPR RI, khususnya Pak Lasarus, yang selama ini memberikan perhatian dan banyak membantu Kabupaten Kubu Raya,” ujar Sujiwo.

Menurut Sujiwo, pembangunan IPA dengan anggaran Rp89 miliar tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat dapat dikerjakan melalui sinergi lintas pemerintahan. Ia berharap dukungan serupa terus berlanjut sehingga kebutuhan infrastruktur lain di Kubu Raya dapat direalisasikan secara bertahap.

“Kami berharap sinergi ini terus berjalan. Karena dengan dukungan pemerintah pusat dan Komisi V DPR RI, semakin banyak kebutuhan masyarakat Kubu Raya yang bisa kita perjuangkan dan wujudkan bersama,” katanya.

Baca :  Kabut Asap Mulai Menyelimuti Singkawang, Warga Diminta Waspada Kebakaran

Groundbreaking itu turut dihadiri Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Kepala Dinas PUPR Kalimantan Barat, anggota DPRD Kalimantan Barat dan Kubu Raya, Direktur Perumdam Tirta Raya, jajaran pemerintah daerah, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat.

Dengan kapasitas produksi mencapai 100 liter per detik, IPA baru Perumdam Tirta Raya diharapkan memperkuat sistem penyediaan air bersih sekaligus meningkatkan cakupan pelayanan.

Pembangunan ini pada akhirnya akan diuji bukan dari megahnya seremoni groundbreaking, melainkan dari seberapa jauh air bersih benar-benar mengalir ke rumah-rumah warga. Bagi masyarakat Kubu Raya, air bersih bukan hanya perkara jaringan pipa dan instalasi pengolahan. Akses tersebut menyentuh kebutuhan sehari-hari, kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup.

Karena itu, sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, DPR RI, DPRD, Perumdam Tirta Raya, hingga masyarakat menjadi kunci agar investasi Rp89 miliar tersebut tidak berhenti sebagai proyek fisik, tetapi berujung pada layanan air bersih yang benar-benar dirasakan warga. (J-Mus)