KalbarOke.com – Kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa di Jalan Lingkar Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, menjadi perhatian aparat keamanan setempat. Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Polsek Sungai Kunyit bersama Koramil Sungai Kunyit menggelar patroli gabungan pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026.
Patroli bertajuk Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Tiga Pilar itu dimulai pukul 20.00 WIB. Petugas menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan, terutama kawasan Sungai Duri I dan ruas Jalan Lingkar Sungai Kunyit.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, patroli tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan mengenai pentingnya keselamatan berkendara.
Kapolsek Sungai Kunyit, IPTU Lodrick Taliak Hungan, mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan, terlebih setelah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa di kawasan Jalan Lingkar Sungai Kunyit.
“Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi perhatian bersama. Apalagi, di Jalan Lingkar Sungai Kunyit sudah pernah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa. Jangan sampai kejadian serupa kembali terulang,” ujarnya.
Dalam patroli tersebut, petugas juga menemukan sebuah bus mengalami mogok di ruas Jalan Raya Sungai Kunyit. Personel gabungan kemudian membantu mengatur arus lalu lintas agar kendaraan yang melintas tidak terganggu dan situasi tidak memicu kecelakaan baru. Pengemudi juga diingatkan untuk memperhatikan aspek keselamatan ketika kendaraan mengalami gangguan di jalan raya.
Sasaran patroli berikutnya adalah sejumlah remaja yang sedang berkumpul di kawasan Jalan Lingkar Sungai Kunyit. Petugas mendatangi mereka dan menyampaikan imbauan secara persuasif. Para remaja diingatkan agar selalu mengenakan helm ketika mengendarai sepeda motor, membawa surat-surat kendaraan, serta tidak melakukan aksi balap liar.
Lodrick menegaskan, helm bukan sekadar perlengkapan untuk menghindari tilang. Perangkat keselamatan tersebut memiliki fungsi penting untuk mengurangi risiko cedera serius ketika pengendara mengalami kecelakaan.
Ia juga meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari. Pengawasan diperlukan agar remaja tidak berkendara tanpa perlengkapan keselamatan, pulang terlalu larut, atau terlibat balap liar.
“Kami mengimbau para orang tua agar turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Jangan membiarkan mereka berkendara tanpa helm, pulang terlalu larut malam, apalagi terlibat balap liar. Keselamatan jauh lebih penting daripada keinginan untuk berkumpul atau memacu kendaraan di jalan raya,” katanya.
Menurut Lodrick, mencegah kecelakaan tidak cukup hanya mengandalkan patroli aparat. Pengguna jalan juga harus memiliki kesadaran untuk mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, dan menghargai sesama pengendara.
Kegiatan KRYD Tiga Pilar tersebut melibatkan IPTU Lodrick Taliak Hungan bersama personel Polsek Sungai Kunyit dan anggota Koramil Sungai Kunyit. Melalui patroli dan edukasi langsung kepada masyarakat, aparat berharap disiplin berlalu lintas semakin meningkat di Kecamatan Sungai Kunyit.
Patroli gabungan juga menjadi bagian dari sinergi TNI dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah. Namun, pesan utama yang ingin disampaikan kepada masyarakat adalah keselamatan di jalan raya tidak boleh dianggap sebagai urusan sepele.
Terlebih di kawasan yang pernah mengalami kecelakaan fatal, kehati-hatian pengendara, kelayakan kendaraan, dan kepatuhan terhadap aturan menjadi hal penting agar perjalanan malam tidak berakhir dengan tragedi. (*/)






