Dirjen Rampungkan MoU Ekspor-Impor

PONTIANAK, KB1- Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri, Agung Mulyana menargetkan perampungan kesepakatan perdagangan ekspor–impor secara resmi dengan pemerintahan Malaysia.
Agar target tersebut tercapai, pemerintah segera akan menyiapkan kelengkapan dan infrastruktur guna mendukung kesepakatan ini. Karena pemerintah sendiri berkeyakinan kesepakatan ini memiliki implikasi yang baik untuk Indonesia.

“Kita yakin bisa membawa kemajuan terutama bagi masyarakat perbatasan dan Indonesia secara keseluruhan,” tuturnya. Hal ini membawa dampak yang baik agar bisa merealisasikan serta harus menyiapkan semua kebutuhan yang akan dibangun. Seperti membangun kantor dan mempersiapkan petugas.

Dan yang paling urgen adalah membangun pelabuhan darat. Pelabuhan ini sangat berguna untuk mengecek barang yang keluar atau masuk. Selain itu, di lapangan pemerintah juga mesti menempatkan truk kontainer juga akan dibangun. Hanya saja untuk merealisasikan itu semua memakan waktu cukup lama atau berkisar setahun.

Agung mencontohkan persoalan teknis misalkan truk kontainer yang diperkirakan mencapai berat sapai 30 ton, jika melintas di jalan Kalbar maka bisa dipastikan jalan milik daerah ini akan rusak.
“Karena rata-rata jalan kita tidak mampu menampung beban seberat itu. Nah hal itulah yang meski kita rundingkan agar salah satu pihak tidak merasa dirugikan,” katanya. (sai/01)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1326 kali