Jelang Iduladha 1447 H, Kanwil Kemenag Kalbar Siapkan Pemotongan Hewan Kurban

Ilustrasi Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Barat akan melaksanakan pemotongan hewan kurban pada 28 Mei 2026. Kabag TU Mahmud mengajak ASN memaknai kurban sebagai pengendalian ego dan kepedulian sosial. Foto: Alexa dari Pixabay

KalbarOke.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat kembali menyiapkan pelaksanaan pemotongan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada 27 Mei 2026.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Kalbar, Mahmud, mengatakan kegiatan kurban tahun ini akan digelar pada 28 Mei 2026 dengan melibatkan partisipasi pegawai di lingkungan kantor wilayah. Hal itu disampaikan Mahmud saat menjadi pembina apel pagi di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat pada Senin, 25 Mei 2026.

“Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Kanwil Kemenag Kalbar kembali melaksanakan pemotongan hewan kurban dari partisipasi para pegawai,” kata Mahmud dalam amanatnya.

Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Kalbar untuk ikut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Mahmud juga meminta para pegawai yang tergabung dalam kelompok kerja pelaksanaan kurban mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis agar kegiatan berjalan lancar.

Baca :  Kritik Transparansi Mitra SPPG, BPM Kalbar Minta APH Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Menurut dia, ibadah kurban bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. Mahmud menilai makna kurban juga berkaitan dengan upaya mengendalikan ego dan sikap berlebihan terhadap jabatan maupun status sosial.

“Pada hakikatnya, memotong hewan kurban adalah memotong ego, keangkuhan, dan ego sektoral kita,” ujarnya. Ia mengatakan jabatan, kekayaan, maupun status ASN hanyalah titipan yang sewaktu-waktu dapat lepas dari manusia. “Satu-satunya status yang melekat pada diri kita adalah status sebagai manusia,” kata Mahmud.

Baca :  HUT ke-62 Bank Kalbar: Aksi Donor Darah 400 Kantong dan Dorongan Penguatan Limit Transaksi

Menurut dia, berkurban juga menjadi bentuk kesadaran bahwa seluruh harta dan kedudukan pada dasarnya berasal dari Allah SWT dan hanya dititipkan kepada manusia untuk dimanfaatkan dengan baik. Di akhir amanatnya, Mahmud kembali mengingatkan slogan Kanwil Kemenag Kalbar, yakni “Berbahagia”.

Ia mengajak seluruh ASN mengawali pekerjaan dengan rasa syukur dan kebahagiaan agar menjadi semangat dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Apel pagi tersebut diikuti para kepala bidang, pembimbing masyarakat atau pembimas, ketua tim kerja, serta ASN di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. (*/)