Miris! Warga Desa Buduk Simpadang Belum Menikmati Listrik

0
Perwakilan warga Desa Buduk Sempadang, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas, saat mendatangi Kantor DPD RI Perwakilan Kalbar menyampaikan keluhan daerah mereka belum teraliri listrik. Foto Endra

Sambas – Puluhan tahun Indonesia telah merdeka, namun nyatanya pembangunan masih tak jua merata. Kondisi ini dirasakan masyarakat Desa Buduk Sempadang, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Sebab hingga kini, mereka belum bisa menikmati aliran listrik milik PLN untuk penerangan di desanya.

Jenuh tak kunjung mendapat perhatian Pemerintah, sejumlah perwakilan warga desa setempat mendatangi Kantor DPD RI Perwakilan Kalbar, di Kota Pontianak, Selasa (12/2) Sore. Belum tersentuhnya pembangunan di desa mereka, membuat masyarakat di desa tersebut merasa jauh tertinggal dibanding daerah lain.

Perwakilan warga Desa Buduk Sempadang, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas, saat mendatangi Kantor DPD RI Perwakilan Kalbar menyampaikan keluhan daerah mereka belum teraliri listrik. Foto Endra

Kedatangan warga disambut Staf Ahli DPD RI Perwakilan Kalimantan Barat, Hary Ardiyanto. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat desa buduk sempadang mengadukan sejumlah persoalan. “Hingga saat ini desa kami belum teraliri listrik, kondisi ini berakibat tak hanya membatasi kami dalam beraktifitas namun kami juga kesulitan mengakses informasi dan sejauh ini kami masih mengandalkan mesin genset untuk penerangan di malam hari,” ujar Juanda, tokoh pemuda Desa Buduk Sempadang, menyampaikan gambaran kondisi desa mereka.

Baca :  Patroli Pekat Amankan Miras Dijual Warga Perbatasan

Tidak hanya itu, menurut Juanda, minimnya pembangunan infrastruktur jalan juga membuat desa mereka terisolir dan tertinggal. Demikian halnya masalah infrastruktur ekonomi, kesehatan, sosial dan kemasyarakatan di Desa Buduk Sempadang yang dirasa masyarakat jauh tertinggal dibanding daerah lainnya.

“Seperti halnya ketika masyarakat Desa Buduk Sempadang, apabila ingin mencapai Pasar Induk di Kecamatan Selakau, membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam. Itu sama halnya perjalanan dari Pemangkat ke Pontianak,” Juanda mencontohkan.

Baca :  Patroli Pekat Amankan Miras Dijual Warga Perbatasan

Dengan menyampaikan aspirasi ke DPD RI Perwakilan Kalbar, masyarakat Desa Buduk Sempadang berharap Pemerintah Daerah setempat dapat lebih serius memperhatikan masalah di Desa mereka. Sehingga masyarakat di desa tersebut dapat merasakan pemerataan pembangunan.

“Mereka ingin menyampaikan aspirasi, saya juga memahami keluhan mereka. Nanti saya sampaikan permasalahan ini ke Pak Usman Sapta, selaku Ketua DPD RI,” janji Hary Ardiyanto, Staf Ahli DPD RI Perwakilan Kalbar yang menerima kedatangan warga. (End)

 

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 499 kali