Pemkab Kubu Raya Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan pada APBD 2027, Perbaikan Sekolah Rusak Jadi Fokus

Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Foto: Jackmus

KalbarOke.com – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menempatkan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama dalam perencanaan pembangunan daerah Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat sekaligus menjawab berbagai kebutuhan infrastruktur yang masih memerlukan pembenahan.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengatakan pemerintah daerah berencana meningkatkan alokasi anggaran bagi kedua sektor tersebut karena masih banyak fasilitas pendidikan dan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius.

Menurut Sujiwo, kondisi sarana pendidikan di Kubu Raya masih menjadi tantangan besar. Berdasarkan data pemerintah daerah, hampir 60 persen sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang menjadi kewenangan kabupaten masih mengalami kerusakan dengan kategori sedang hingga berat.

“Kami menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian utama dalam perencanaan anggaran daerah,” ujarnya.

Ribuan Pelajar Terdampak Kondisi Infrastruktur Sekolah

Kerusakan bangunan sekolah dinilai berpotensi memengaruhi kenyamanan dan efektivitas proses belajar mengajar. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendorong percepatan rehabilitasi ruang kelas, fasilitas pendukung pendidikan, serta peningkatan kualitas lingkungan sekolah.

Baca :  Soroti Alih Fungsi Lahan Mangrove di Sambas dan Kubu Raya, Harisson Dorong Kolaborasi Pentahelix

Pemkab Kubu Raya berharap perbaikan infrastruktur pendidikan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Selain pembangunan fisik, peningkatan kualitas pendidikan juga akan diarahkan pada penguatan layanan pendidikan yang merata hingga ke wilayah pedesaan dan kawasan terpencil.

Fasilitas Kesehatan Juga Jadi Perhatian

Tidak hanya sektor pendidikan, pemerintah daerah juga menyoroti kondisi sejumlah fasilitas kesehatan yang memerlukan pembaruan sarana, prasarana, dan peralatan medis. Menurut Sujiwo, peningkatan kualitas layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan berkualitas.

Pemerintah daerah berencana mengalokasikan anggaran untuk mendukung pengadaan fasilitas kesehatan yang lebih memadai, termasuk peningkatan kapasitas pelayanan di puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.

Andalkan Dukungan Pemerintah Pusat

Meski memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan pembangunan, Pemkab Kubu Raya mengakui masih menghadapi keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Karena itu, pemerintah daerah akan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan pembiayaan melalui berbagai program strategis nasional.

Baca :  Bupati Sujiwo Tegaskan Tindak Lanjut Temuan BPK APBD 2025, Pengembalian Dana PUPR Sudah Capai 70 Persen

Di antaranya melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dapat digunakan untuk pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan, serta program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur.

“Di tengah keterbatasan fiskal, kami tetap berupaya mencari sumber pendanaan dari pemerintah pusat agar pembangunan dapat berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Sujiwo.

Fokus pada Pelayanan Dasar Masyarakat

Kebijakan menjadikan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas pembangunan 2027 menunjukkan komitmen Pemkab Kubu Raya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah daerah berharap peningkatan investasi pada dua sektor tersebut tidak hanya memperbaiki kualitas pelayanan publik, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan dukungan anggaran yang lebih besar dan sinergi bersama pemerintah pusat, Kubu Raya menargetkan percepatan perbaikan sekolah, peningkatan fasilitas kesehatan, serta pemerataan layanan dasar hingga ke seluruh wilayah kabupaten. (J-Mus)