Pengukuhan IKKB 2026: Norsan Titipkan 800 Ribu Warga Kalbar di Jakarta kepada Pramono Anung

Pengurus IKKB 2026-2030 di Jakarta Dikukuhkan. Kegiatan ini menekankan sinergi ekonomi, pelestarian budaya, dan perlindungan warga perantau. (Foto: Adp)

KalbarOke.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Erlina, menghadiri acara Pengukuhan dan Silaturahmi Ikatan Keluarga Besar Kalimantan Barat (IKKB) tahun 2026 di Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, Minggu (3/5/2026). Momentum ini menjadi ajang penguatan solidaritas bagi lebih dari 800.000 warga diaspora asal Kalimantan Barat yang menetap di wilayah Jabodetabek.

Dalam prosesi tersebut, tokoh nasional yang juga Ketua Pembina IKKB, Oesman Sapta Odang (OSO), secara resmi mengukuhkan Dean Aslanasa sebagai Ketua Umum IKKB periode 2026-2030. Pengukuhan ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada sosok pemimpin muda berpendidikan internasional tersebut.

Gubernur Ria Norsan dalam sambutannya menyampaikan pesan menyentuh kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan secara simbolis “menitipkan” warganya yang mengadu nasib di ibu kota. Sebagai timbal balik, Norsan menjamin keamanan warga Jakarta yang berkunjung ke Kalimantan Barat.

“Saya berharap hubungan bilateral antara kedua provinsi dapat terjalin semakin harmonis dan produktif melalui IKKB yang baru saja dikukuhkan,” ujar Ria Norsan.

Norsan juga memaparkan capaian positif daerah, di antaranya pertumbuhan ekonomi Kalbar yang mencapai 5,39% (di atas rata-rata nasional) serta kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 71,19 menjadi 72,09. Ia juga menawarkan kolaborasi ekonomi melalui pasokan CPO dan alumina untuk kebutuhan Jakarta.

Baca :  Gubernur Norsan Instruksikan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Syarat Wajib Cairkan Anggaran Proyek

Ketua Pembina IKKB, Oesman Sapta Odang (OSO), dalam orasi budayanya menegaskan bahwa kemakmuran nasional mustahil tercapai tanpa kesejahteraan daerah. Ia menginstruksikan para pejabat untuk mengutamakan kepentingan rakyat daerah.

“Negara akan makmur bila daerah itu dulu makmur. Kita berkewajiban untuk memakmurkan daerah kita yang pertama,” tegas OSO. Ia juga mengusulkan kolaborasi pembangunan gedung fasilitas bagi warga perantau Kalbar di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang turut hadir, menyatakan kekagumannya atas kerukunan warga Kalbar. Ia merespons positif usulan OSO terkait penyediaan lahan untuk gedung IKKB. Pramono juga menekankan pentingnya keberlanjutan pembangunan di Jakarta, seperti penyempurnaan akses JIS, RS Sumber Waras, dan Monorel Rasuna Said yang ditargetkan diresmikan Juni mendatang.

Ketua Umum IKKB terpilih, Dean Aslanasa, menyatakan komitmennya untuk mentransformasi organisasi yang berdiri sejak 1955 ini menjadi wadah yang lebih kontributif. Beberapa program strategis yang disiapkan antara lain bantuan hukum bagi perantau baru, promosi pariwisata, hingga pengawasan lingkungan berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) bagi perusahaan di Kalbar.

Baca :  MABM Tegaskan Dukung Pemerintahan Norsan-Krisantus, Tapi Tetap Kritis Jalankan Fungsi Kontrol Sosial

Acara ini turut dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurahman, Sekretaris BNPP RI Komjen Pol. Makhruzi Rahman, serta Anggota DPR RI Prof. Darmadi, yang menunjukkan betapa strategisnya peran diaspora Kalbar dalam kancah nasional.


Ringkasan Berita:

  • Dean Aslanasa resmi dilantik sebagai Ketua Umum IKKB 2026-2030 oleh Oesman Sapta Odang (OSO) di Jakarta.
  • Gubernur Ria Norsan “menitipkan” 800.000 warga Kalbar di Jakarta dan memaparkan kenaikan ekonomi serta IPM Kalbar.
  • Gubernur DKI Pramono Anung mengapresiasi kerukunan warga Kalbar dan siap mendukung pengadaan lahan gedung IKKB.
  • IKKB berkomitmen memperkuat bantuan hukum bagi perantau dan mendorong penerapan ESG pada industri di Kalimantan Barat.
  • Acara menjadi simbol kuatnya hubungan bilateral antara Provinsi Kalimantan Barat dan DKI Jakarta.