Jelang HUT ke-81 RI, Polisi Bagikan 40 Bendera Merah Putih di Perbatasan Sekayam

Polsek Sekayam membagikan 40 bendera Merah Putih kepada warga menjelang HUT ke-81 RI. Polisi mengajak masyarakat mengibarkan bendera di lingkungan masing-masing. Foto: dok Humas Polri

KalbarOke.com — Menjelang 17 Agustus, warna merah dan putih mulai memenuhi sudut-sudut Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Namun, masih ada rumah warga yang belum memasang bendera.

Polsek Sekayam kemudian turun langsung. Pada Jumat, 14 Agustus 2026, polisi membagikan 40 bendera Merah Putih kepada warga sekaligus mengajak mereka mengibarkannya untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan dipimpin Kapolsek Sekayam AKP Sutikno bersama personel. Sasarannya sederhana: warga yang belum memiliki atau belum memasang bendera di rumah dan lingkungannya.

Satu per satu bendera diberikan langsung kepada masyarakat. Bagi kepolisian, pembagian tersebut bukan sekadar memastikan semakin banyak rumah dihiasi Merah Putih. Kapolsek Sekayam mengatakan kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kembali semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

“Kami ingin mengajak masyarakat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan semangat kebersamaan. Bagi warga yang belum memiliki bendera, kami memberikan secara langsung agar dapat dikibarkan di rumah maupun lingkungan masing-masing,” ujar Sutikno.

Baca :  Sisik Trenggiling Dilindungi Diserahkan Warga di Perbatasan Kalbar

Menurut dia, Merah Putih merupakan simbol pemersatu. Karena itu, mengibarkannya menjelang peringatan kemerdekaan memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan.

“Semangat kemerdekaan harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Mengibarkan Merah Putih merupakan tindakan sederhana, tetapi memiliki pesan besar tentang persatuan, nasionalisme, dan penghargaan kita terhadap perjuangan para pendahulu bangsa,” katanya.

Sekayam memiliki posisi strategis karena berada di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. Masyarakatnya juga memiliki latar belakang yang beragam. Karena itu, kepolisian menilai semangat kebersamaan dan persatuan perlu terus dirawat.

Polsek Sekayam berharap pengibaran bendera tidak hanya dilakukan di rumah warga. Tempat usaha dan fasilitas masyarakat juga diharapkan turut memasang Merah Putih selama momentum peringatan kemerdekaan. Bagi polisi, semakin banyak bendera berkibar berarti semakin luas pula pesan persatuan yang disampaikan di ruang publik.

Baca :  Polisi Tangkap Pria 25 Tahun di Melawi, Diduga Simpan Sabu dalam Bungkus Rokok

Pembagian bendera juga menjadi cara Polsek Sekayam membangun komunikasi dengan masyarakat. Personel tidak hanya hadir dalam situasi yang berkaitan dengan keamanan dan penegakan hukum. Kali ini, mereka datang membawa simbol negara dan mengajak warga merayakan kemerdekaan bersama.

Pendekatan tersebut diharapkan memperkuat kedekatan antara polisi dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga persatuan. Kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Dari 40 bendera yang dibagikan, polisi berharap semakin banyak Merah Putih berkibar di Sekayam pada 17 Agustus nanti. Sebab, di wilayah perbatasan, sehelai bendera yang terpasang di depan rumah bukan hanya hiasan perayaan—ia juga menjadi penanda bahwa semangat Indonesia tetap hidup di ujung negeri. (*/)