TNI Akan Buka Akses Desa Terisolir di Hulu Sungai

0
Program karya bakti Kodim 1203/Ktp akan membuka akses jalan sepanjang 20 Km untuk menghubungkan Desa Batu Lapis dengan Desa Beginci Darat, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang. Foto dok Kodim 1203/Ktp

Ketapang – Membebaskan warga pedalaman yang terisolir, Komando Distrik Militer 1203/Ketapang melalui program karya bakti akan membuka akses jalan sepanjang 20 Km untuk menghubungkan Desa Batu Lapis dengan Desa Beginci Darat, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang. Sebab selama ini, warga desa hanya miliki akses jalur sungai berbiaya mahal.

Program karya bakti Kodim 1203/Ktp akan membuka akses jalan sepanjang 20 Km untuk menghubungkan Desa Batu Lapis dengan Desa Beginci Darat, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang. Foto dok Kodim 1203/Ktp

Komandan Kodim 1203/Ktp, Letnan Kolonel Kav Jami’an mengatakan selama puluhan tahun masyarakat Desa Beginci Darat hidup terisolir. Mereka tidak memiliki akses jalan darat untuk bisa ke kota Kecamatan Hulu Sungai. Sebab satu-satunya akses yang bisa digunakan oleh warga Desa Beginci Darat adalah melalui jalur Sungai Bihak.

“Untuk bisa sampai di kecamatan saja membutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan menggunakan Long Boat dan biaya tidak sedikit berkisar Rp 1,2 Juta untuk pulang pergi,” ujarnya, Minggu (3/2) Siang.

Menurut dia, saat ini pihaknya sedang melaksanakan mobilisasi dua buah alat berat, satu unit Exavator dan satu unit Dozer menuju titik nol pekerjaan di Desa Batu Lapis. Namun untuk menuju Titik Nol bukan hal yang mudah, bahkan penuh tantangan yang dihadapi. Karena alat berat hanya bisa dimobilisasi melalui Kecamatan Sandai dengan jarak tempuh sejauh 70 Km.

Program karya bakti Kodim 1203/Ktp akan membuka akses jalan sepanjang 20 Km untuk menghubungkan Desa Batu Lapis dengan Desa Beginci Darat, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang. Foto dok Kodim 1203/Ktp

“Akses jalan yang dapat digunakan untuk mengangkut alat berat hanya sepanjang 40 Km, dan alat berat harus berjalan sendiri dengan menempuh jarak 30 Km untuk menuju Titik Nol,” ungkapnya.

Dandim 1203/Ktp juga mengatakan, selama dalam perjalanan alat berat menuju Titik Nol, terlihat antusias masyarakat dari Desa Batu Lapis dan Desa Aur Gading Kecamatan Hulu Sungai yang sangat luar biasa. Mereka turut membantu TNI untuk membuka akses jalan agar memudahkan pergerakan alat berat.

“Medan yang harus kita lalui cukup sulit, karena terdapat medan yang terjal, ketinggian, anak-anak sungai serta jembatan-jembatan penyeberangan. Sehingga kita harus membuka akses jalan baru untuk menuju Titik Nol,” jelasnya. (Ata)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 597 kali