Kebakaran Kapal Sungai Pawan Ketapang: Satu ABK Meninggal Dunia, Lima Lainnya Alami Luka Bakar Serius

Tim gabungan mengevakuasi enam ABK KM Lautan Anugerah yang mengalami kecelakaan di Sungai Pawan, Ketapang. Satu orang dinyatakan meninggal dunia. (Foto: Dok/Hms)

KalbarOke.Com — Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Ketapang bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi para korban insiden kecelakaan kapal di perairan Sungai Pawan, wilayah Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. Kecelakaan yang menimpa KM Lautan Anugerah tersebut melibatkan enam orang Anak Buah Kapal (ABK).

Tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud, Basarnas, BPBD, dan TNI AL bergerak cepat menyisir lokasi setelah menerima laporan adanya ABK yang terjatuh dalam insiden tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, seluruh korban berhasil ditemukan. Lima orang korban berinisial I, ZC, AA, R, dan Z dilaporkan mengalami luka bakar serius. Saat ini, kelimanya tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Namun, kabar duka menyelimuti operasi evakuasi ini. Satu orang korban lainnya berinisial A dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Baca :  Fokus pada Unsur Pengancaman, Satreskrim Ketapang Libatkan Saksi Ahli DAD Kalbar Terkait Kasus Fendy Sesupi

“Kami memastikan para korban mendapatkan penanganan secepat mungkin,” ungkap Kasat Polairud Polres Ketapang, AKP Maryono, Selasa (5/5/2026).

Menanggapi kejadian ini, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, memberikan penekanan khusus mengenai standar keselamatan kerja bagi para awak kapal di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi pengingat keras bagi para pelaku usaha perikanan dan pelayaran.

“Kami mengimbau dengan sangat agar setiap kapal selalu mengecek kelaikan teknis dan memastikan alat pemadam api ringan serta pelampung tersedia dan berfungsi dengan baik. Keselamatan nyawa tidak boleh dikompromikan oleh alasan apa pun,” tegas Bambang Suharyono.

Ia menambahkan bahwa Polri melalui Sat Polairud akan terus mengintensifkan patroli dialogis guna mengedukasi masyarakat perairan mengenai pentingnya standar keselamatan berlayar demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Baca :  Teror di Air Upas Aksi Balas Dendam Sindikat Narkoba Pasca Penangkapan Besar Sabu?

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti insiden yang menimpa KM Lautan Anugerah tersebut.


Ringkasan Berita:

  • KM Lautan Anugerah mengalami kecelakaan di perairan Sungai Pawan, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.
  • Tim gabungan dari Polairud, Basarnas, BPBD, dan TNI AL mengevakuasi total enam orang ABK.
  • Lima korban mengalami luka bakar serius dan dirawat di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang, sementara satu korban berinisial A meninggal dunia.
  • Polda Kalbar mengimbau pelaku usaha pelayaran untuk memastikan kelaikan teknis kapal dan ketersediaan alat keselamatan.
  • Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut.