Listrik Kalbar Terancam Blackout, Wali Kota Pontianak Minta PLN Transparan Soal Jadwal Padam

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono langsung pasang badan menerima keluhan warga dan mendesak PT PLN segera memulihkan pasokan listrik akibat gangguan interkoneksi. (Foto: Dok/Pro)

KalbarOke.Com — Gelombang keluhan masyarakat yang meluas terkait aksi pemadaman listrik bergilir dalam beberapa hari terakhir langsung mendapat atensi serius dari Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Merespons cepat berbagai aduan panas dari warga kota, Edi segera melakukan langkah koordinasi ketat dengan PT PLN (Persero) untuk meminta kejelasan teknis sekaligus menekankan agar proses pemulihan (recovery) pasokan daya dilakukan secepat mungkin.

Menurut Edi, keluhan masif yang masuk ke mejanya merupakan indikasi nyata dari besarnya dampak negatif yang ditimbulkan terhadap ritme aktivitas rumah tangga, kelangsungan usaha mikro kecil (UMKM), hingga sektor pelayanan publik. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memandang perlu untuk bertindak sebagai penyambung lidah guna menyampaikan langsung aspirasi dan keresahan warga kepada manajemen PLN.

“Saya menerima banyak sekali keluhan dari masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir ini. Sebagai kepala daerah, saya berkewajiban moral untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dan meminta dengan tegas agar pihak PLN segera mengambil langkah-langkah percepatan pemulihan di lapangan,” ujar Edi Rusdi Kamtono memberikan keterangan resmi, Jumat (3/7/2026).

Berdasarkan hasil koordinasi cepat dengan otoritas PLN, terungkap bahwa kebijakan pemadaman bergilir terpaksa diambil akibat adanya gangguan teknis mendadak pada sejumlah unit mesin pembangkit utama. Kondisi ini diperparah dengan berkurangnya pasokan daya secara signifikan pada sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan. Langkah pemadaman bergilir tersebut diklaim terpaksa dilakukan demi menjaga stabilitas sistem jaringan secara makro dan menghindari terjadinya pemadaman total secara meluas (blackout).

Baca :  Sasar Konten Kreator hingga Toko Online, BPS Pontianak Geber Sensus Ekonomi 2026

Kendati memahami kendala teknis yang dihadapi internal PLN, Edi tetap memberikan catatan kritis bahwa masyarakat luas selaku konsumen sangat membutuhkan kepastian informasi yang valid dan percepatan penanganan yang terukur. Oleh sebab itu, ia meminta jajaran PLN agar bekerja secara all-out, transparan, serta komunikatif dalam membagikan perkembangan penanganan gangguan kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi liar.

“Kami memahami kondisi teknis kedaruratan yang terjadi pada sistem interkoneksi. Namun di sisi lain, masyarakat juga membutuhkan kepastian. Listrik hari ini sudah menjadi kebutuhan dasar yang menyangkut urat nadi aktivitas sehari-hari. Karena itu, saya meminta PLN agar penanganan dilakukan secepat-cepatnya dan informasi titik pemadaman kepada masyarakat terus diperbarui berkala,” tegas Wali Kota Pontianak.

Baca :  58 Jemaat Gereja Stella Maris Pontianak Diduga Keracunan Nasi Kotak, Polisi Selidiki Penyebabnya

Di akhir penyampaiannya, Edi Rusdi Kamtono juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Pontianak untuk tetap tenang, menahan diri, dan bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan selama proses normalisasi gardu dan jaringan berlangsung. Pemkot Pontianak dipastikan akan terus mengawal dan memantau secara berkala perkembangan penanganan gangguan kelistrikan ini hingga pasokan daya ke rumah-rumah warga kembali normal 100 persen.


Ringkasan Berita:

  • Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono langsung berkoordinasi dengan PT PLN untuk menyikapi maraknya protes warga terkait pemadaman listrik bergilir, Jumat (3/7/2026).
  • PLN mengonfirmasi pemadaman terpaksa dilakukan akibat gangguan teknis pada unit pembangkit dan defisit daya pada sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan guna mencegah blackout.
  • Wako Edi menegaskan dampak pemadaman sangat memukul sektor usaha kecil dan rumah tangga, sehingga penanganan tidak boleh ditunda-tunda.
  • Pemkot Pontianak meminta manajemen PLN transparan dan komunikatif dalam memperbarui informasi jadwal pemadaman berkala kepada masyarakat luas.
  • Edi Kamtono mengimbau warga tetap tenang menjaga kondusivitas kota sembari memastikan Pemkot terus mengawal pemulihan daya hingga normal kembali.