Hujan Tak Kunjung Turun, Warga Nanga Mahap Gelar Salat Istisqa

Warga Desa Nanga Mahap, Sekadau, menggelar Salat Istisqa untuk memohon hujan di tengah kondisi cuaca kering, Senin, 31 Agustus 2026. Foto: Jackmus

KalbarOke.com — Ketika hujan tak kunjung turun, warga Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, memilih menempuh jalan ikhtiar. Senin, 31 Agustus 2026, mereka berkumpul di halaman Masjid Nurul Hidayah untuk melaksanakan Salat Istisqa, memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan.

Salat berlangsung khidmat. Jamaah datang dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nanga Mahap, Pemerintah Desa Nanga Mahap, tokoh agama, pelajar, hingga masyarakat.

H. Udasim M Nur bertindak sebagai imam. Sementara khotbah disampaikan Kepala KUA Kecamatan Nanga Mahap, Fathul Anam. Tak hanya unsur pemerintahan dan masyarakat, kegiatan tersebut juga dihadiri Katim Mabes TNI. Kehadiran berbagai elemen itu memperlihatkan kebersamaan warga dalam menghadapi kondisi cuaca yang sedang mereka rasakan.

Baca :  Bermodal Nothing to Lose, Wahyu/Pulung Tembus Final Polytron Pontianak International Challenge 2026

Kepala Desa Nanga Mahap, Saherman, turut mengikuti Salat Istisqa bersama masyarakat. Setelah salat, jamaah memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan rahmat berupa turunnya hujan.

Salat Istisqa bukan sekadar ritual keagamaan. Bagi warga Nanga Mahap, kegiatan itu menjadi bentuk ikhtiar bersama ketika kebutuhan terhadap hujan semakin dirasakan. Doa dipanjatkan bersamaan dengan harapan agar kondisi cuaca segera berubah.

Baca :  HUT ke-81 RI, Upacara Sekadau Hilir Digelar Perdana di Wilayah Seberang Kota

Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat solidaritas masyarakat. Warga juga diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kondisi cuaca yang dapat berdampak terhadap kehidupan sehari-hari.

Di halaman Masjid Nurul Hidayah pagi itu, doa menjadi ikhtiar bersama. Warga berharap langit yang masih kering segera kembali membawa hujan bagi Desa Nanga Mahap. (J-Mus)