Polda Kalbar Gelar Rakor Lintas Sektoral Jelang Idul Fitri 1447 H, Antisipasi Mudik Lebih Awal

Polda Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Idul Fitri 1447 H dan mengantisipasi lonjakan mudik lebih awal. Foto: Divisi Humas Polri

KalbarOke.com — Polda Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna mempersiapkan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kegiatan ini berlangsung di Graha Khatulistiwa Mapolda Kalbar pada Senin pagi, 9 Maret 2026.

Rapat dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto dan dihadiri Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Hindarsono serta jajaran pejabat utama Polda Kalbar.

Selain unsur kepolisian, pertemuan tersebut juga dihadiri perwakilan pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Barat, kepala dinas, pimpinan BUMN, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat. Para Kapolres di wilayah Kalbar mengikuti rapat secara virtual dari daerah masing-masing.

Antisipasi Perubahan Pola Mudik

Dalam arahannya, Pipit Rismanto menekankan bahwa pengamanan Idul Fitri tahun ini menghadapi dinamika berbeda, terutama terkait perubahan pola pergerakan masyarakat yang cenderung melakukan perjalanan mudik lebih awal.

Menurut dia, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat harus diantisipasi secara lebih matang karena perkembangan global juga dapat mempengaruhi kondisi lokal. “Momentum Idul Fitri tahun ini memiliki tantangan berbeda. Kita tidak boleh menganggap situasi ini biasa saja karena ada dinamika global yang bisa berdampak pada kondisi kamtibmas di daerah,” kata Pipit.

Baca :  Turnamen Mini Soccer Tunggul Boyok Meriahkan Gawai Padi 2026 di Sanggau

Ia menambahkan banyak masyarakat kini tidak lagi menunggu waktu mudik pada H-7 atau H-5 sebelum Lebaran, melainkan sudah mulai bepergian lebih awal.

Perketat Pengamanan Jalur Mudik

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Polda Kalbar akan mempercepat kesiapan personel di lapangan serta memperketat pengamanan di jalur rawan kecelakaan maupun kemacetan. Pipit menegaskan bahwa fokus utama dalam Operasi Ketupat Kapuas adalah memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap aman dan lancar.

Ia juga meminta seluruh instansi terkait memperkuat koordinasi lintas sektor selama periode libur Lebaran. “Meskipun beberapa layanan administrasi perkantoran mulai tutup menjelang libur Lebaran, koordinasi terkait penjagaan ketertiban umum harus tetap berjalan tanpa celah,” ujarnya.

Baca :  Wagub Krisantus Kurniawan Minta Pegawai Dayak Jadi Payung Keberagaman di Kalimantan Barat

Sinkronisasi Data Antarinstansi

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Bambang Suharyono mengatakan rapat koordinasi tersebut merupakan langkah awal untuk menyelaraskan data teknis dari berbagai sektor. Beberapa aspek yang dibahas antara lain kesiapan infrastruktur jalan, ketersediaan bahan pangan, hingga pengamanan objek vital di wilayah Kalimantan Barat.

Menurut Bambang, rakor lintas sektoral ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan negara di tengah masyarakat selama perayaan hari besar keagamaan. “Melalui pertemuan ini kita menyatukan persepsi dengan seluruh instansi terkait agar strategi pengamanan di lapangan benar-benar matang,” kata Bambang.

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan mudik lebih awal agar tetap memperhatikan keselamatan berkendara serta memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan.

Bambang menambahkan seluruh jajaran kepolisian di Kalimantan Barat hingga tingkat Polsek telah diinstruksikan memberikan pelayanan optimal guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama periode Idul Fitri. (*/)