Pemkot Singkawang Benahi Kabel Fiber Optik, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Pemkot Singkawang memperkuat penataan infrastruktur telekomunikasi melalui koordinasi dengan provider demi keselamatan warga dan estetika kota wisata. Foto: Humas Singkawang

KalbarOke.com – Pemerintah Kota Singkawang memperkuat penataan infrastruktur telekomunikasi guna meningkatkan keselamatan warga sekaligus menjaga estetika kota wisata. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanganan Pengaduan Infrastruktur Telekomunikasi di Ruang TCM Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis, 7 Mei 2026.

Rapat dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang Chantal Novyanti, Ketua Komisi III DPRD Singkawang Sumberanto Tjitra bersama anggota dewan, serta perwakilan sejumlah provider telekomunikasi dan televisi kabel.

Kepala Dinas Kominfo Kota Singkawang Chantal Novyanti mengatakan penataan tiang dan kabel fiber optik menjadi perhatian serius pemerintah karena berpotensi membahayakan warga apabila tidak tertata dengan baik.

Menurut dia, berbagai laporan masyarakat terkait kabel putus, tiang tumbang, hingga jaringan menjuntai perlu ditangani secara cepat dan terkoordinasi antarpenyedia layanan.

“Masyarakat tidak peduli kabel itu milik provider A, B, atau C. Ketika ada masalah, mereka melapor ke pemerintah. Karena itu kita membutuhkan sistem yang sinkron, terutama dalam penanganan darurat,” kata Chantal.

Baca :  Pameran Ekraf dan Festival Musik Meriahkan Hari Jadi Kota Sintang ke-664

Dalam rapat tersebut, pemerintah dan provider menyepakati pembentukan pusat kontak pengaduan terpadu atau single point of contact. Setiap provider diminta menyerahkan nomor person in charge (PIC) operasional yang siaga selama 24 jam agar penanganan laporan warga dapat dilakukan lebih cepat.

Selain itu, Pemkot Singkawang juga mendorong penerapan konsep sharing infrastructure atau penggunaan tiang bersama antarprovider guna mengurangi kesemrawutan jaringan kabel di sejumlah ruas jalan.

Pemerintah turut mewajibkan setiap rencana pemasangan tiang baru dikoordinasikan dengan dinas terkait agar tidak berbenturan dengan proyek drainase maupun pelebaran jalan.

“Kita semua ingin bisnis provider berjalan lancar, namun keselamatan warga Singkawang adalah prioritas utama. Mari kita tata Singkawang agar tetap terkoneksi secara digital, namun tetap cantik dan aman secara visual,” ujar Chantal.

Ketua Komisi III DPRD Singkawang Sumberanto Tjitra mengapresiasi kehadiran para provider dalam rapat koordinasi tersebut. Menurut dia, langkah itu menjadi awal membangun solusi bersama terkait penataan jaringan fiber optik di kota wisata tersebut.

Baca :  157 Calon Jemaah Haji Singkawang Dilepas, Haru Iringi Keberangkatan ke Tanah Suci

Ia berharap penataan kabel dan tiang telekomunikasi di Singkawang dapat dilakukan lebih rapi sehingga mendukung citra kota pariwisata yang tertata dan nyaman. “Kita tidak ingin Singkawang yang sudah menjadi ikon kota wisata masih terlihat semrawut karena penataan fiber optik di sana-sini,” kata Sumberanto.

DPRD Singkawang, kata dia, juga akan mengawal tindak lanjut dari setiap laporan masyarakat terkait kondisi kabel menjuntai, tiang miring, maupun jaringan yang dinilai membahayakan lingkungan sekitar.

Sementara itu, perwakilan provider telekomunikasi, Tino, menyambut positif langkah Pemkot Singkawang yang dinilai serius menangani persoalan infrastruktur jaringan. Ia berharap koordinasi antara pemerintah daerah dan provider dapat terus diperkuat melalui wadah komunikasi terpadu agar setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat dan terintegrasi.

“Kami berharap nantinya ada wadah bersama, seperti grup komunikasi atau nomor pengaduan yang langsung terkoneksi dengan para provider sehingga setiap laporan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Tino. (*/)