KalbarOke.com – Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, H. Mahmud, S.Ag., mengatakan penerapan sistem manajemen talenta di lingkungan Kementerian Agama menjadi peluang besar bagi aparatur sipil negara atau ASN untuk mengembangkan karier berbasis kompetensi dan kinerja.
Hal itu disampaikan Mahmud saat menjadi pembina apel pagi di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat pada Senin, 8 Juni 2026. Dalam amanatnya, Mahmud mengungkapkan Kementerian Agama baru-baru ini memperoleh apresiasi dari Badan Kepegawaian Negara atau BKN sebagai salah satu kementerian yang menerapkan sistem manajemen talenta.
Bahkan, menurut dia, Kementerian Agama menjadi satu-satunya kementerian yang ditunjuk sebagai pilot project BKN dalam penerapan Talent Management Human Capital. “Ini menjadi peluang besar bagi rekan-rekan semua untuk menunjukkan kompetensi, dedikasi, dan kemampuan terbaik yang dimiliki,” kata Mahmud.
Ia menilai perubahan tersebut merupakan langkah besar dalam reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama yang perlu disambut positif oleh seluruh ASN, terutama pegawai yang masih memiliki masa pengabdian panjang.
Menurut Mahmud, Kementerian Agama saat ini terus membangun sistem kepegawaian yang memberikan apresiasi terhadap ASN berprestasi dan memiliki potensi berkembang.
Ia juga menyoroti peran Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama RI yang baru, Mohammad Zen, dalam mendorong pengembangan sistem manajemen talenta yang lebih ideal dan berorientasi pada peningkatan kompetensi ASN. Dalam kesempatan itu, Mahmud mengingatkan seluruh pegawai untuk rutin memperbarui dan melengkapi data kepegawaian melalui aplikasi MyASN.
Ia mengatakan kelengkapan data administrasi menjadi salah satu syarat penting dalam proses pengembangan karier dan pengelolaan talenta ASN. “Jangan sampai ada data yang belum diunggah, seperti data kenaikan gaji berkala maupun dokumen kepegawaian lainnya,” ujarnya.
Mahmud menegaskan Kanwil Kemenag Kalbar berkomitmen memberikan pelayanan administrasi kepegawaian secara optimal agar tidak ada pegawai yang kehilangan hak akibat kendala administrasi. “Kami tidak ingin ada pegawai yang sudah waktunya naik pangkat tetapi tidak dapat diproses karena masalah administrasi,” katanya.
Selain itu, Mahmud juga mengingatkan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK agar terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri demi mendukung kinerja organisasi. Menutup amanatnya, Mahmud mengajak seluruh ASN untuk memulai aktivitas kerja dengan rasa syukur dan semangat positif.
“Awali aktivitas dengan bersyukur dan berbahagia karena itu akan menjadi energi positif dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya. Apel pagi tersebut diikuti para kepala bidang, pembimbing masyarakat, ketua tim kerja, serta ASN di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. (*/)







