KalbarOke.com — Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Kondisi itu mendorong kepolisian turun langsung ke jalan membagikan masker sekaligus mengingatkan warga agar lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah.
Sebanyak 500 masker dibagikan personel Polsek Sekadau Hilir kepada masyarakat dan pengguna jalan di Jalan Merdeka Barat, tepat di depan Taman Lawang Kuari, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Senin pagi, 31 Agustus 2026.
Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agustam mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian polisi terhadap kesehatan masyarakat di tengah memburuknya kualitas udara akibat asap. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama saat kondisi udara dipenuhi asap,” kata Agustam.
Petugas membagikan masker secara langsung kepada pengendara sepeda motor dan warga yang melintas. Selain masker, polisi menyampaikan imbauan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak.
Kabut asap tidak hanya menjadi persoalan kesehatan. Kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu keselamatan lalu lintas karena jarak pandang pengendara dapat berkurang. Karena itu, polisi meminta pengendara menyesuaikan kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi ruas jalan yang tertutup asap.
“Pengendara kami imbau menyalakan lampu kendaraan, menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan apabila jarak pandang berkurang,” ujar Agustam.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekadau Hilir bersama para kepala unit dan personel kepolisian. Mereka menyasar pengguna jalan yang melintas di kawasan Taman Lawang Kuari. Bagi polisi, langkah sederhana seperti mengenakan masker dan menyalakan lampu kendaraan dapat membantu mengurangi risiko di tengah kondisi udara yang tidak ideal.
Polsek Sekadau Hilir juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kemunculan asap maupun titik api di lingkungan sekitar. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan lokasi yang berpotensi menjadi sumber kebakaran. Laporan sedini mungkin dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.
“Yang paling penting, masyarakat tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama beraktivitas. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” kata Agustam.
Pembagian masker tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian merespons kondisi lingkungan sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa kabut asap bukan hanya soal kualitas udara, tetapi juga menyangkut keselamatan warga di jalan.
Di tengah asap yang mulai menutup sejumlah kawasan Sekadau, polisi berharap warga tidak menganggap kondisi tersebut sebagai hal biasa. Kewaspadaan, menurut mereka, perlu dilakukan hingga kondisi udara kembali membaik. (J-Mus)






