Dr. Jumadi Nilai Kecurangan Pemilu Rawan di Tingkat Bawah

0

Pontianak – Bawaslu RI posisikan provinsi Kalbar di urutan ke 18 sebagai provinsi rawan konflik akibat pemilu. Meski demikian, Pengamat Politik Untan, Dr. Jumadi yakin Kalbar akan tetap kondusif. Sebab posisi tersebut telah menurun drastis dibanding Pilkada lalu yang menempatkan Kalbar di posisi tiga. Justru dinilainya kecurangan pemilu rawan terjadi di tingkat bawah.

“Saya melihat faktanya Kalbar saat Pilkada berada diposisi ke-tiga daerah rawan terjadi konflik.  Namun, buktinya aman-aman saja, hanya saja kecurangan masih mungkin saya kira,” ujarnya saat ditemui, Kamis (11/8) Sore.

Baca Juga :  JaDI Kalbar Gelar Diskusi Seberapa Bersih Data Pemilih di Pemilu 2019

Karena itu, Dr. Jumadi yakin Kalbar akan tetap kondusif dalam melaksanakan pesta demokrasi akbar, pemilu 2019 nanti. Hanya saja, menurutnya potensi kecurangan pemilu masih berpeluang tinggi terjadi di Kalbar. Di mana, potensi kecurangan akan rawan sekali di tingkat bawah. Seperti di Kecamatan dan Desa yang berada di daerah terluar Kalbar.

“Karena ini pertama kali Pileg dan Pilpres secara bersamaan, akan menyebabkan kesulitan dalam pengawasan menurut saya, terlebih di tingkat bawah seperti desa dan kecamatan. Bisa saja terjadi semacam manipulasi  surat suara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bintara Polda Kalbar Jalani Lima Jenis Pelatihan, Untuk Apa Ya?

Namun hal itu bisa diatasi jika pengawasan diproses perhitungkan, pengawalan logistik di tingkat PPK dan PPS diperketat. “Pengawasan di tingkat PPS dan PPK yang menurut saya perlu mendapat perhatian lebih, terutama dalam pengawalan logistik, itu perlu,” pungkasnya. (ar)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 138 kali

SHARE