Cendekiawan Dayak Kalbar Gelar Rakerwil 2026, Fokus Perkuat SDM dan Pembangunan Daerah

DPW ICDN Kalimantan Barat menggelar Rakerwil I Tahun 2026 di Pontianak untuk memperkuat organisasi, membangun SDM Dayak, dan mendukung pembangunan daerah. Foto: Jackmus

KalbarOke.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Tahun 2026 di Kota Pontianak, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus forum musyawarah untuk menyusun arah program kerja, memperkuat jaringan kelembagaan, serta meningkatkan kontribusi cendekiawan Dayak dalam pembangunan daerah.

Rakerwil dihadiri jajaran pengurus ICDN dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Selain menjadi ajang evaluasi program yang telah berjalan, forum itu juga digunakan untuk menyusun strategi pengembangan organisasi ke depan.

Berbagai isu strategis turut dibahas dalam kegiatan tersebut, mulai dari pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan peran organisasi dalam mendukung kemajuan Kalimantan Barat.

Rektor Universitas Tanjungpura (Untan), Prof. Garuda Wiko, yang hadir sebagai narasumber menegaskan pentingnya musyawarah dalam kehidupan organisasi. Menurutnya, forum seperti Rakerwil menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan, menyatukan persepsi, dan mencari solusi atas berbagai tantangan organisasi maupun pembangunan daerah.

Baca :  Rakorda MUI se-Kalimantan di Kalbar Bahas Moderasi Beragama hingga Penguatan Ekonomi Umat

“Musyawarah menjadi sarana untuk menyatukan pemikiran, menyusun program, dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun organisasi. Kalimantan Barat memiliki 14 kabupaten dan kota yang perlu terus diperkuat jaringan serta koordinasinya agar organisasi dapat berkontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Garuda Wiko menilai ICDN memiliki posisi strategis sebagai wadah berhimpunnya para cendekiawan Dayak yang mampu memberikan gagasan, rekomendasi, dan pemikiran konstruktif bagi pembangunan Kalimantan Barat.

Karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pengurus tingkat provinsi dan kabupaten/kota agar tujuan organisasi dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Ia berharap Rakerwil I ICDN Kalbar mampu menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Dayak.

Baca :  Kemenag Kalbar Ikuti Sosialisasi SPI 2025, Muhajirin Yanis Tekankan Penguatan Budaya Integritas

Selain agenda organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi bagi akademisi, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk bertukar pandangan terkait tantangan serta peluang pembangunan di Kalimantan Barat. Semangat kolaborasi dan kebersamaan menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka dalam forum tersebut.

Pelaksanaan Rakerwil I ICDN Kalbar Tahun 2026 turut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dalam kegiatan itu hadir jajaran DPD ICDN Kabupaten Sekadau, di antaranya Ketua DPD ICDN Kabupaten Sekadau Paulus Subarno, Sekretaris Iwan Karantika, serta Bendahara Matius Jon.

Melalui Rakerwil I Tahun 2026 ini, ICDN Kalimantan Barat diharapkan semakin solid dalam menjalankan visi organisasi, memperkuat peran cendekiawan Dayak, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah serta kemajuan masyarakat Dayak di Kalimantan Barat. (J-Mus)