Singkawang Selangkah Lagi Punya Universitas, Pemkot Mulai Kawal Proses ISBI

Pemkot Singkawang mulai mengawal transformasi ISBI menjadi universitas. Wali Kota Tjhai Chui Mie memerintahkan verifikasi lapangan sebagai bahan dukungan kepada pemerintah pusat. Foto: dok Humas Pemkot Singkawang

KalbarOke.com – Pemerintah Kota Singkawang mulai mengambil langkah konkret untuk mendukung transformasi Institut Sains dan Bisnis Internasional (ISBI) Singkawang menjadi universitas. Dukungan itu diwujudkan melalui verifikasi lapangan yang akan menjadi bagian dari rekomendasi kepada pemerintah pusat.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, setelah menerima audiensi jajaran ISBI Singkawang di Kantor Wali Kota pada Rabu (15/7/2026).

Menurut Tjhai Chui Mie, perjuangan panjang pengelola ISBI selama lebih dari dua dekade layak mendapatkan dukungan karena sejalan dengan kebutuhan Kota Singkawang untuk memiliki perguruan tinggi berbentuk universitas. “Luar biasa perjuangan para pengurus ini sejak tahun 2002 hingga sekarang mereka terus berjuang agar Singkawang bisa punya universitas,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Wali Kota menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan peninjauan langsung ke kampus.

Verifikasi tersebut akan mencakup kondisi lahan, sarana dan prasarana, proses pembelajaran, hingga aktivitas mahasiswa. Seluruh hasilnya akan disusun menjadi laporan resmi sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Singkawang terhadap proses perubahan status ISBI menjadi universitas.

Baca :  Muhajirin Yanis Minta ASN Kemenag Kayong Utara Perkuat Integritas dan Utamakan Pelayanan Masyarakat

“Kita akan minta dinas terkait datang langsung melihat lokasi, luasan lahan, fasilitas hingga kegiatan mahasiswanya. Semua laporan itu akan kita sampaikan kepada pemerintah pusat agar menjadi bahan pertimbangan dalam mendukung berdirinya universitas di Kota Singkawang,” kata Tjhai Chui Mie.

Rektor ISBI Singkawang, Eka Murdani, mengatakan transformasi menjadi universitas merupakan bagian dari pengembangan institusi menuju 2035. Kampus tersebut mengusung visi menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, menjunjung budaya multietnis, memahami karakter kawasan perbatasan, serta memiliki semangat kewirausahaan sosial.

Saat ini ISBI Singkawang telah memiliki lebih dari 1.000 mahasiswa yang berasal dari empat angkatan. Setiap tahun, kampus itu menerima sekitar 250 hingga 300 mahasiswa baru, dengan mayoritas berasal dari wilayah Singbebas yang meliputi Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, dan Kabupaten Sambas.

Baca :  Polres Singkawang Perkuat Sinergi dengan BKSDA, Profesionalisme Polisi Khusus Kawal Kawasan Konservasi Ditingkatkan

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menjadi program studi dengan jumlah mahasiswa terbesar, yakni hampir 800 orang.

Menurut Eka, secara administratif ISBI telah memenuhi salah satu syarat penting untuk berubah menjadi universitas, yakni memiliki lahan seluas 14 hektare. Luasan tersebut melampaui ketentuan minimal 10 hektare yang dipersyaratkan dalam proses pengembangan kelembagaan perguruan tinggi.

Ia juga menilai keberadaan kampus telah memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, terutama di kawasan Singkawang Utara. Bertambahnya jumlah mahasiswa, kata Eka, mendorong tumbuhnya berbagai usaha penunjang seperti rumah kos, warung makan, jasa fotokopi, hingga toko alat tulis dan buku.

Jika proses perubahan status berjalan sesuai rencana, kehadiran universitas pertama di Kota Singkawang diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan tinggi di wilayah perbatasan Kalimantan Barat, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas akademik dan investasi di sektor pendidikan. (*/)