Pertamina Drilling Raih Kontrak Rig untuk Proyek Gas Mako Natuna

Pertamina Drilling melalui konsorsium PDSI–ADES memperoleh kontrak jack up rig untuk pengembangan Lapangan Gas Mako di Natuna, target produksi 120 MMSCFD. Foto: dok Pertamina

KalbarOke.com — PT Pertamina Drilling Services Indonesia melalui konsorsium PDSI–ADES memperoleh kontrak penyediaan jack up rig untuk mendukung pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja (WK) Duyung.

Lapangan tersebut dikelola oleh West Natuna Exploration Limited dan berlokasi di lepas pantai Natuna, Kepulauan Riau, dengan kedalaman laut sekitar 80 meter. Proyek ini menjadi salah satu pengembangan strategis dalam upaya meningkatkan pasokan gas nasional.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan penyediaan rig tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional.

Baca :  Industri AMDK Tumbuh Pesat, Kemenperin Soroti Peran Strategis dan Keberlanjutan

“Pertamina Drilling bersama ADES siap mendukung penuh pengembangan Lapangan Mako melalui penyediaan jack up rig yang andal dan berstandar keselamatan tinggi,” ujar Avep dalam keterangannya.

Menurut dia, pengembangan Lapangan Mako memiliki nilai strategis karena potensi gas di wilayah Natuna dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Proyek ini juga diharapkan mendukung peningkatan lifting migas Indonesia.

Berdasarkan rencana pengembangan, Lapangan Gas Mako diperkirakan mampu memproduksi sekitar 120 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Baca :  Polri Ungkap 755 Kasus Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp1,26 Triliun

Avep menilai keberhasilan proyek tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional. “Proyek ini diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi bangsa dan negara, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama mendorong produksi migas nasional,” kata dia.

Sebagai bagian dari subholding upstream Pertamina, Pertamina Drilling terus memperkuat perannya dalam mendukung program strategis hulu migas, terutama dalam menghadapi tantangan penurunan produksi alamiah serta meningkatnya kebutuhan energi domestik. (*/)