KalbarOke.com – Jajaran Polsek Tayan Hilir menggelar pelatihan peningkatan kemampuan bagi puluhan personel satuan pengamanan atau satpam PT ICA di Dusun Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Pelatihan yang berlangsung di Aula Kantor PT ICA pada Rabu, 6 Mei 2026, itu bertujuan memperkuat sistem pengamanan swakarsa di lingkungan industri dan objek vital perusahaan.
Kegiatan dipimpin Kanit Binmas Polsek Tayan Hilir Bripka Rudi Hamzur bersama Brigpol Stepanus Pero. Sebanyak 35 anggota satpam mengikuti pelatihan yang berfokus pada peningkatan kemampuan teknis dan standarisasi prosedur operasional keamanan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung penggunaan tongkat T sebagai alat pertahanan diri sesuai prosedur. Selain itu, petugas memberikan pembekalan mengenai prosedur pemeriksaan kendaraan dan orang atau search and seizure untuk mencegah masuknya barang terlarang maupun potensi gangguan keamanan di area perusahaan.
Wakapolsek Tayan Hilir Iptu Dadang Sudarmo mengatakan satpam memiliki peran penting sebagai mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja. “Kami ingin personel pengamanan di PT ICA memiliki profesionalisme tinggi. Tegas dalam menjalankan aturan, namun tetap humanis dalam pelayanan,” kata Dadang.
Menurut dia, kemampuan teknis seperti penggunaan tongkat T dan ketelitian dalam pemeriksaan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan aset perusahaan dan keselamatan karyawan.
Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol Bambang Suharyono mengapresiasi sinergi antara kepolisian dan pihak perusahaan dalam meningkatkan kualitas pengamanan swakarsa di wilayah Sanggau. “Satpam adalah mitra strategis Polri. Keberhasilan pengamanan di lingkungan perusahaan akan berdampak langsung pada stabilitas keamanan wilayah secara umum,” ujar Bambang.
Ia juga mengingatkan seluruh personel pengamanan perusahaan di Kalimantan Barat agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan modern, mulai dari pencurian aset hingga gangguan keamanan lainnya.
Menurut Bambang, penerapan deteksi dini dan penggunaan perlengkapan keamanan sesuai prosedur menjadi kunci menciptakan lingkungan industri yang aman dan produktif.
Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 6-7 Mei 2026, dengan sistem bergiliran agar seluruh regu jaga dapat mengikuti kegiatan tersebut. Polsek Tayan Hilir berharap pelatihan itu dapat menciptakan standar pengamanan yang lebih profesional dan seragam di lingkungan perusahaan wilayah hukumnya. (*/)







