Kemdiktisaintek Siapkan 110 ASN Ikuti Seleksi Komcad 2026

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyiapkan 110 ASN untuk mengikuti Seleksi Komponen Cadangan Sumber ASN 2026 yang digelar Kementerian Pertahanan. Foto: dok Kemdiktisaintek

KalbarOke.com – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyiapkan 110 aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti Seleksi Pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) Sumber ASN Tahun Anggaran 2026. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan negara.

Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Togar Mangihut Simatupang mengatakan partisipasi kementeriannya merupakan kontribusi sektor pendidikan tinggi dan riset dalam memperkuat pertahanan nasional melalui pengembangan sumber daya manusia.

“Keikutsertaan ASN Kemdiktisaintek dinilai strategis, mengingat peran kementerian ini dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi nasional,” ujar Togar dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kemhan Sri Yanto menegaskan bahwa Komcad merupakan bagian dari sistem pertahanan militer yang berada di bawah komponen utama Tentara Nasional Indonesia, bersama komponen pendukung. Ia menekankan seluruh mekanisme pelaksanaan telah diatur dalam regulasi sehingga ASN tidak perlu khawatir terhadap isu militerisme.

Baca :  Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2026

Program Komcad Sumber ASN TA 2026 menargetkan 4.000 peserta dari 49 kementerian dan lembaga. Dalam konteks tersebut, kuota 110 ASN untuk Kemdiktisaintek disebut sebagai langkah konkret dukungan terhadap kebijakan strategis nasional di bidang pertahanan.

Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan kesehatan umum dan jiwa, tes psikologi, jasmani dan postur, serta mental ideologi. ASN Kemdiktisaintek yang dinyatakan lolos akan mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar kemiliteran (latsarmil) tanpa kehilangan status sebagai ASN aktif.

Seleksi Gelombang I diawali dengan pendaftaran daring pada 2 Februari hingga 3 Maret 2026. Proses berikutnya mencakup seleksi administrasi dan kompetensi, hingga latsarmil yang dijadwalkan berlangsung pada 22 April sampai 5 Juni 2026. Adapun Gelombang II akan diumumkan kemudian.

Baca :  Prabowo Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kemerdekaan Palestina Lewat Board of Peace

Kepala biro terkait di lingkungan Kemhan Sri Sulastiyani menyebut terdapat kemungkinan penyesuaian aturan kinerja dan standar kompetensi jabatan ASN. Penyesuaian tersebut akan dikoordinasikan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Di internal Kemdiktisaintek, koordinasi terus dilakukan untuk memastikan kelengkapan administrasi dan kesiapan calon peserta. Tingginya minat ASN dinilai mencerminkan kesadaran bahwa bela negara bukan semata tanggung jawab militer, melainkan seluruh aparatur negara, termasuk insan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi.

Melalui partisipasi dalam Komcad 2026, Kemdiktisaintek diharapkan melahirkan ASN yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan dalam mendukung pertahanan serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*/)