Himpun ASN Dayak di Pemprov Kalbar, Betang Raya Fokus pada Aksi Sosial dan Budaya

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menerima audiensi Perkumpulan Betang Raya Pegawai Dayak. Organisasi ASN Dayak ini fokus pada kegiatan sosial dan budaya. (Foto: Adp.)

KalbarOke.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menerima audiensi pengurus Perkumpulan Betang Raya Pegawai Dayak di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Selasa (10/3/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi organisasi yang baru saja mengantongi legalitas resmi dari Kementerian Hukum dan HAM (AHU).

Perkumpulan Betang Raya Pegawai Dayak merupakan wadah organisasi yang menghimpun para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari etnis Dayak yang mengabdi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Ketua Umum DPP Betang Raya Pegawai Dayak, Kristoporus Dawi, memaparkan bahwa organisasi ini memiliki visi utama di bidang sosial dan budaya. Tujuannya adalah mempererat persaudaraan serta meningkatkan kepedulian, baik di internal anggota maupun kepada masyarakat luas.

“Fokus utama perkumpulan ini bergerak di bidang sosial dan budaya. Kami ingin membangun kekompakan warga Dayak di Kalbar untuk menyelaraskan langkah mendukung visi dan misi pembangunan daerah,” ujar pria yang akrab disapa Kris tersebut.

Baca :  Pimpin Gashuku Inkanas, Krisantus Blak-blakan Ingin Jadi Nomor Satu di Kalimantan Barat

Meski berbasis etnis, Kris menjamin organisasi ini tidak bersifat eksklusif. Sejauh ini, mereka telah aktif dalam berbagai aksi nyata, seperti penyaluran bantuan ke panti asuhan, fasilitasi donor darah bagi pasien dari daerah, hingga pemberian santunan kedukaan bagi anggota.

Menanggapi kehadiran organisasi tersebut, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan memberikan apresiasi dan dukungan. Ia menilai program penguatan jaring pengaman sosial yang dijalankan Betang Raya sangat membantu tugas pemerintah provinsi.

Namun, Krisantus juga memberikan dua penekanan tegas bagi para pengurus agar organisasi tetap berjalan di jalur yang benar.

“Pertama, saya meminta agar seluruh anggota menjaga kepercayaan. Jaga integritas serta amanah yang diberikan masyarakat maupun rekan sejawat. Kedua, organisasi harus tetap fokus pada tujuan awal yakni kegiatan sosial, jangan menyimpang dari kesepakatan bersama,” tegas Wagub Krisantus.

Baca :  Sembilan Bulan Baru Lengkap! Ketua BPM Kalbar Kritik Lambannya Kasus Oli Palsu Libatkan Edi Chou

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap Perkumpulan Betang Raya Pegawai Dayak dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan menyukseskan program pembangunan yang sedang berjalan.


Ringkasan Berita

*Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menyambut audiensi Perkumpulan Betang Raya Pegawai Dayak pada Selasa (10/3/2026).

*Organisasi ini merupakan wadah ASN etnis Dayak di lingkungan Pemprov Kalbar yang telah resmi terdaftar di Kemenkumham.

*Fokus kegiatan organisasi meliputi aksi sosial seperti donor darah, bantuan panti asuhan, dan bantuan logistik bagi anggota yang tertimpa musibah.

*Ketua Umum Kristoporus Dawi menegaskan organisasi bertujuan mendukung visi-misi Gubernur dalam membangun Kalimantan Barat tanpa bersifat eksklusif.

*Wagub Krisantus meminta pengurus menjaga integritas, profesionalitas sebagai ASN, serta tetap konsisten pada jalur kegiatan sosial dan budaya.