Anggota DPR RI Tinjau Pemondokan Jemaah Haji Kalbar di Makkah Jelang Puncak Haji

Anggota DPR RI Syarif Abdullah Alkadri mengunjungi pemondokan jemaah haji Kalimantan Barat di Makkah untuk memantau kesiapan layanan menjelang fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah. Foto: dok Kemenhaj Kalbar

KalbarOke.com – Anggota DPR RI Syarif Abdullah Alkadri melakukan kunjungan ke pemondokan jemaah haji asal Kalimantan Barat di Hotel Jalal Mutamaiz, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 22 Mei 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pemantauan langsung kesiapan layanan bagi jemaah Indonesia menjelang fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah.

Kedatangan tim pengawas DPR RI disambut Ketua Kloter BTH 17 Aspari bersama Petugas Haji Daerah atau PHD Kalimantan Barat Kloter 16, H. Sujani dan Miqdad Ahrari. Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kehadiran anggota DPR RI itu sekaligus menjadi dukungan moral bagi para petugas yang tengah melayani jemaah haji di Tanah Suci.

Dalam pertemuan tersebut, Syarif Abdullah Alkadri mengapresiasi peningkatan kualitas pelayanan haji Indonesia dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut dia, secara umum pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar meski masih terdapat sejumlah kendala teknis yang terus dievaluasi pemerintah dan petugas penyelenggara.

Baca :  DWP Kemenag Kalbar Dorong Penguatan Madrasah Inklusi Ramah Anak Berkebutuhan Khusus

“Secara umum pelayanan jemaah haji Indonesia sudah semakin baik. Tentu masih ada beberapa hal teknis yang perlu diperbaiki dan dievaluasi,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan kelancaran fase Armuzna, yakni rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina yang menjadi puncak pelaksanaan haji. Syarif berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan menjalankan ibadah, serta memperoleh predikat haji mabrur.

Baca :  Chantal Novyanti Pimpin Perbasi Singkawang 2026–2030, Targetkan Prestasi Nasional

Sementara itu, para petugas kloter disebut terus memperkuat koordinasi dan kesiapan layanan menghadapi puncak ibadah haji. Jemaah juga diimbau menjaga kondisi kesehatan dengan memperbanyak istirahat dan membatasi aktivitas di luar hotel menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stamina jemaah mengingat suhu di Arab Saudi yang cukup tinggi dan padatnya rangkaian ibadah pada fase Armuzna. (*/)