Hari Lahir Pancasila di Kubu Raya, Dirjen Kemendagri Ajak ASN Tanam Cabai untuk Tekan Inflasi

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Akmal Malik mengajak ASN Kubu Raya menanam cabai sebagai wujud implementasi nilai Pancasila sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan menekan inflasi daerah. Foto: dok Prokopim Kubu Raya

KalbarOke.com – Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin, 1 Juni 2026, diwarnai ajakan untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, mengajak aparatur sipil negara (ASN) menanam cabai sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga.

Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, Akmal menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan atau dibacakan dalam upacara seremonial. Menurut dia, nilai-nilai dasar bangsa harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu bentuk sederhana yang bisa dilakukan adalah mendukung ketahanan pangan dari lingkungan terdekat,” kata Akmal.

ASN Diajak Menjadi Pelopor Ketahanan Pangan

Akmal mencontohkan potensi besar yang dapat dihasilkan apabila seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ikut berpartisipasi dalam gerakan menanam cabai. Dengan jumlah ASN yang mencapai sekitar 5.000 orang, menurutnya, setiap pegawai dapat memberikan kontribusi nyata melalui pemanfaatan lahan pekarangan atau ruang terbatas di sekitar rumah.

Ia menilai langkah sederhana tersebut berpotensi membantu menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus mengurangi tekanan inflasi yang sering dipicu kenaikan harga komoditas hortikultura. Selain cabai, Akmal mendorong masyarakat untuk mengembangkan berbagai tanaman produktif lainnya yang memiliki nilai ekonomi dan dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Baca :  Helmi Nasaruddin Umar Motivasi Siswi Inklusi di Pontianak: Jangan Minder dan Terus Bermimpi

Pancasila Harus Hadir dalam Aksi Nyata

Menurut Akmal, implementasi nilai Pancasila, khususnya sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tidak harus diwujudkan melalui program yang rumit. Ia menekankan bahwa perubahan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

“Nilai keadilan sosial dapat diwujudkan melalui langkah-langkah kecil yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujarnya. Akmal juga mendorong pengembangan industri berbasis hasil pertanian lokal agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah pengolahan cabai menjadi produk siap konsumsi yang dapat dipasarkan ke sektor perhotelan dan usaha lainnya. Menurutnya, langkah tersebut dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil.

UMKM Lokal Didorong Masuk Pasar Perhotelan

Menanggapi arahan tersebut, Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, menyambut baik gagasan penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal. Ia mengatakan Kabupaten Kubu Raya saat ini memiliki sekitar 39 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Baca :  Bupati Sintang Hadiri Launching 1.061 Koperasi Merah Putih, Ajak Warga Dukung Program

Menurut Sukiryanto, ASN tidak hanya berperan sebagai pelayan publik, tetapi juga dapat menjadi contoh dalam mengembangkan kegiatan produktif yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia juga menilai produk-produk UMKM lokal perlu mendapatkan ruang yang lebih besar di sektor perhotelan dan jasa agar mampu bersaing serta dikenal oleh masyarakat luas. “Produk lokal harus mendapat kesempatan lebih besar untuk tampil dan menjadi bagian dari pengalaman yang dirasakan para tamu yang datang ke daerah,” katanya.

Momentum Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini di Kubu Raya tidak hanya menjadi momentum refleksi terhadap nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai gagasan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah daerah berharap semangat gotong royong, kemandirian pangan, serta dukungan terhadap UMKM dapat menjadi bagian dari implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, ASN, pelaku usaha, dan masyarakat, upaya memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga Kubu Raya. (*/)