KalbarOke.Com — Ruas jalan penghubung yang menjadi akses utama keluar masuk masyarakat Desa Kalon, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang menuju kawasan perkebunan kelapa sawit PT Agrinas Palma Nusantara dikeluhkan warga dan pekerja. Kondisi infrastruktur tersebut dilaporkan semakin rusak parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, Sabtu (9/5/2026).
Jalan ini merupakan jalur vital yang setiap hari dilalui oleh para buruh perkebunan serta masyarakat sekitar untuk beraktivitas ekonomi. Namun, hingga saat ini kondisi jalan dinilai belum mendapatkan perhatian serius dari pihak pengelola maupun otoritas terkait, sehingga memicu keresahan di lapangan.
Sejumlah pekerja mengaku sangat kesulitan saat melintasi jalur tersebut, terutama ketika intensitas hujan sedang tinggi. Permukaan jalan yang licin dan dipenuhi lubang yang dalam seringkali mengakibatkan pengendara mengalami kecelakaan ringan saat berangkat maupun pulang bekerja.
“Sudah hampir dua tahun perusahaan eks Duta Palma ini dikelola oleh PT Agrinas Palma Nusantara, tetapi akses jalan keluar masuk pekerja dan masyarakat masih belum diperhatikan,” ungkap salah seorang pekerja saat memberikan keterangan kepada awak media.
Ketua Barisan Pekerja Nusantara (BAPAN), Adi Krismadi, turut menyuarakan keprihatinannya dan berharap ada langkah nyata dari pemerintah desa maupun pimpinan perusahaan. Menurutnya, persoalan infrastruktur ini sudah menjadi keluhan klasik yang telah berlangsung selama puluhan tahun di wilayah tersebut.
“Saya berharap kepada pemerintah desa dan pimpinan perusahaan agar memperhatikan akses jalan ini. Apakah ada dana CSR yang bisa digunakan untuk membantu perbaikan jalan demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” tegas Adi Krismadi saat dikonfirmasi.
Ia menekankan bahwa status jalan tersebut merupakan akses kepentingan umum yang sangat krusial bagi mobilitas masyarakat maupun operasional perkebunan. Tanpa perbaikan yang memadai, produktivitas buruh terancam terhambat karena kendala transportasi.
Adi berharap pihak manajemen perusahaan menunjukkan tanggung jawab sosialnya melalui perbaikan infrastruktur secara berkala. Hal ini dinilai penting untuk menjamin rasa aman bagi para pekerja yang menggantungkan hidup di sektor perkebunan kelapa sawit tersebut.
“Harapan kami tentu agar masyarakat dan para buruh bisa lebih sejahtera dengan adanya akses jalan yang layak dan aman untuk dilalui,” pungkas Adi Krismadi menutup keterangannya.
Ringkasan Berita:
- Warga Desa Kalon dan buruh perkebunan di Seluas mengeluhkan kerusakan jalan akses menuju PT Agrinas Palma Nusantara pada Sabtu (9/5/2026).
- Kerusakan jalan telah berlangsung selama bertahun-tahun dan kerap memicu kecelakaan ringan bagi pengendara yang melintas.
- Ketua BAPAN Adi Krismadi mendesak pihak perusahaan untuk mengalokasikan dana CSR guna perbaikan infrastruktur jalan tersebut.
- Perusahaan PT Agrinas Palma Nusantara yang merupakan eks Duta Palma dinilai belum memberikan perhatian maksimal terhadap akses mobilitas buruh.
- Masyarakat berharap adanya koordinasi antara pemerintah desa dan perusahaan demi kenyamanan dan keselamatan transportasi publik.







