Jembatan Desa Kubu Roboh, Bupati Sujiwo Pastikan Pembangunan Megah Rp25 Miliar Dimulai Tahun Depan

Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau jembatan roboh di Desa Kubu dan memastikan pembangunan jembatan baru senilai Rp25 miliar masuk perencanaan Pemprov Kalbar tahun 2027. Foto: dok Prokopim Kubu Raya

KalbarOke.com – Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau langsung jembatan roboh di Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Rabu, 20 Mei 2026. Peninjauan dilakukan setelah pemerintah daerah menerima laporan ambruknya jembatan yang menjadi akses utama transportasi masyarakat di wilayah tersebut.

Jembatan itu selama ini menghubungkan Desa Kubu dengan sejumlah desa lain seperti Desa Teluk Nangka, Jangkang I, Jangkang II, hingga Kampung Baru. Selain menjadi jalur mobilitas warga, akses tersebut juga digunakan masyarakat menuju makam Raja Kubu, Syarif Idrus bin Abdurrahman al-Idrus.

“Ini menjadi jembatan yang sangat urgen sebagai sarana transportasi,” kata Sujiwo saat meninjau lokasi kejadian. Menurut dia, jembatan tersebut memiliki peran vital karena menjadi jalur utama masyarakat menuju penyeberangan dari Desa Kampung Baru, Kecamatan Kubu, ke Desa Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya.

Baca :  AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 Resmi Dibuka di Pontianak, Tampilkan Tari Kolosal Nusantara

Sujiwo mengungkapkan pemerintah sebenarnya telah merencanakan pembangunan ulang jembatan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pada tahun ini. Namun rencana tersebut tertunda akibat keterbatasan anggaran.

Ia mengatakan telah berkoordinasi langsung dengan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, terkait percepatan pembangunan infrastruktur tersebut. “Beliau memastikan bahwasanya ini sudah ter-plotting untuk pembangunannya di tahun depan. Kurang lebih Rp25 miliar. Jadi nanti bangunannya megah,” ujar Sujiwo.

Sambil menunggu pembangunan permanen, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyiapkan solusi sementara dengan memanfaatkan jembatan kecil di dekat lokasi yang roboh. Jembatan alternatif itu akan diperkuat terlebih dahulu oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kubu Raya.

Sujiwo meminta jajaran pemerintah daerah, termasuk kepala dinas dan camat, segera berkoordinasi dengan masyarakat agar proses penanganan sementara dapat berjalan lancar. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang dinilai serius merespons kebutuhan infrastruktur masyarakat di Kecamatan Kubu.

Baca :  Gubernur Ria Norsan: Pekan Gawai Dayak Bukan Hanya Milik Masyarakat Dayak

“Maka sekali lagi saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur yang telah serius menyikapi, merespons, membantu Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, khususnya Kecamatan Kubu terkhusus Desa Kubu ini,” katanya.

Sujiwo meminta masyarakat bersabar karena proses pembangunan membutuhkan waktu dan tahapan perencanaan. Namun ia memastikan pembangunan jembatan menjadi prioritas pemerintah daerah. “Intinya tahun depan ini harus dan wajib terbangun. Tugas kita sehari-hari hanya mengurai, menyelesaikan permasalahan rakyat. Nah, termasuk jembatan ini kan jadi persoalan,” ujar dia. (*/)