KASAT LANTAS POLRESTA: “BERDASARKAN STATISTIK PELANGGARAN LALULINTAS DALAM OPERASI ZEBRA, KESADARAN TERTIB LALULINTAS MASYARAKAT MASIH RENDAH”

PONTIANAK, KB1 – Operasi Zebra Kapuas 2015 yang digelar sejak tanggal 22 Oktober lalu berhasil menjaring ratusan pelanggar lalulintas di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Menurut Kasatlantas Polresta Pontianak, AKP Wahyu Jati Wibowo, tingginya jumlah pelanggar tersebut meng-indikasikan kesadaran tertib lalulintas masyarakat masih rendah.

“Dari data statistik pelanggaran lalulintas selama operasi zebra digelar, jumlahnya masih cukup tinggi, rata-rata ratusan pelanggar terjaring tiap harinya. Tak hanya di dalam Kota Pontianak, namun juga di daerah-daerah perbatasan antara Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya,” paparnya.

Selain melakukan upaya penindakan melalui Operasi Zebra, Polresta Pontianak juga melakukan upaya preventif dengan cara sosialiasi peraturan lalulintas kepada masyarakat hingga ke sekolah-sekolah.

Baca :  Daftar Cawako di PKS, Andi Harun Siap Membangun Mendidik Masyarkat

“Dalam operasi zebra kita tidak hanya melakukan penindakan, tapi juga melakukan sosialisasi yang difokuskan ke daerah-daerah, seperti di Kakap, Rasau. Setiap Polsek juga melakukan upaya serupa,” lanjutnya.

Berdasarkan data yang diperoleh Polresta Pontianak, rata-rata jumlah pelanggar yang terjaring dalam Operasi Zebra Kapuas 2015 mencapai 250 orang setiap harinya. Pelanggaran tersebut tak hanya terjadi di dalam Kota Pontianak, namun juga cukup tinggi di jalur perbatasan antara Kota Pontianak dan Kabupaten Kubupaten Kubu Raya (fjr/06).

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1479 kali