Polda Kesulitan Tangani Korupsi Dana Pengungsi

PONTIANAK, KB1- Polda Kalbar hingga kini masih kesulitan mengungkap indikasi korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) pengungsi dari Gor Pontianak ke Tebang Kacang, beberapa tahun silam. Humas polda kalbar, AKBP Nowo Winarti menyebutkan, saat ini permasalahannya ada pada barang bukti untuk melakukan identifikasi permasalahan kasus ini.

“Sekitar dua bulan lalu masih ada pihak yang melaporkan kasus ini, namun si pelapor tidak bisa menghadirkan bukti, saksi dan petunjuk jadi belum bisa kita proses,” kata Nowo.

Sebaliknya, dari pihak Polda juga tidak tinggal diam bahkan Polda telah turun langsung ke Sambas untuk mengumpulkan informasi sehubungan dengan masih gencarnya laporan tentang kasus tersebut.

Baca :  Daftar Cawako di PKS, Andi Harun Siap Membangun Mendidik Masyarkat

“Kami telah ke Pemkab Sambas namun data yang dihimpun seperti alat bukti sudah tidak ditemui karena kasus ini memang sudah lama,” katanya.

Menurut Nowo, kesulitan ini cukup beralasan karena dinas banyak yang telah berubah, sementara Kantor Bupati Sambas lama juga terbakar. Sehingga petugas kesulitan mendapatkan data terbaru.
” Kita telah memanggil si pelapor dan sudah kita terangkan tentang masalahnya sehingga kasus ini sulit untuk kita angkat ke permukaan karena sudah tidak ada data yang bisa dijadikan bukti,” katanya.

Baca :  Daftar Cawako di PKS, Andi Harun Siap Membangun Mendidik Masyarkat

Nowo mencontohkan kesulitan yang dihadapi antara lain alat keterangan saksi sudah tidak ada, saksi ahli ada yang pindah bahkan sudah pensiun atau meninggal, bukti atau petunjuk sudah tidak ditemukan. (sai/01)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1372 kali