KalbarOke.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) I Pemuda Batak Bersatu Tahun 2026. Acara yang menjadi tonggak sejarah organisasi ini digelar di Hotel Maestro Pontianak pada Sabtu (28/3/2026).
Dalam arahannya, Krisantus menegaskan bahwa Pemuda Batak Bersatu memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan dan pemersatu bangsa. Ia menilai nilai luhur budaya Batak seperti gotong royong dan persaudaraan sangat penting untuk memperkuat harmoni sosial di Kalimantan Barat.
Wagub memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Musda pertama ini sebagai ajang konsolidasi organisasi. Menurutnya, momen ini sangat tepat untuk memperkuat peran pemuda dalam menyukseskan pembangunan di daerah.
“Saya mengapresiasi terselenggaranya Musyawarah Daerah Pemuda Batak Bersatu yang pertama ini. Ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan dan kontribusi pemuda,” ujar Krisantus pada Sabtu (28/3/2026).
Krisantus juga mengingatkan bahwa Kalimantan Barat merupakan rumah besar bagi seluruh suku dan budaya yang ada. Ia mencatat terdapat 24 suku yang hidup berdampingan secara damai sebagai putra-putri terbaik Kalimantan Barat.
Penegasan keras pun disampaikan Wagub terkait identitas dan stabilitas daerah. Ia menyatakan tidak akan memberikan ruang bagi kelompok mana pun yang berpotensi memicu perpecahan atau konflik di Bumi Khatulistiwa.
“Batak yang ada di Kalimantan Barat adalah Batak Kalimantan Barat, bagian dari masyarakat Kalimantan Barat. Saya tidak akan mentolerir kelompok yang berpotensi memicu konflik,” tegasnya pada Sabtu (28/3/2026).
Menurut Krisantus, perbedaan suku dan agama adalah anugerah Tuhan yang tidak bisa dipilih oleh manusia saat dilahirkan. Oleh karena itu, perbedaan tersebut seharusnya menjadi kekuatan besar untuk membangun provinsi, bukan justru menjadi sumber pertengkaran.
Ia mengajak seluruh anggota Pemuda Batak Bersatu untuk terlibat aktif dalam mengelola potensi sumber daya alam demi kesejahteraan warga. Pemerintah Provinsi Kalbar sendiri mengaku selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan.
Sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dinilai sebagai kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial. Krisantus berharap semangat kebersamaan ini terus berkobar di dalam jiwa para pemuda Batak di Kalimantan Barat.
“Saya minta Pemuda Batak Bersatu tetap semangat di Kalimantan Barat. Mari kita bersatu padu membangun Kalimantan Barat menjadi provinsi yang maju,” tutup Krisantus Kurniawan.
Ringkasan Berita
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan membuka Musda I Pemuda Batak Bersatu di Hotel Maestro Pontianak, Sabtu (28/3/2026).
Wagub menekankan pentingnya peran pemuda sebagai agent of change dan agent of unity dalam menjaga keberagaman daerah.
Krisantus menegaskan identitas warga Batak di Kalbar sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat Kalimantan Barat.
Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen menjaga harmoni 24 suku dan tidak mentoleransi organisasi yang memicu konflik.
Pemuda Batak Bersatu diajak bersinergi dengan pemerintah dalam mengelola potensi daerah menuju Kalimantan Barat yang lebih sejahtera.







