Penerimaan Polri 2026 di Kubu Raya Membeludak, Kapolres Tegaskan Prinsip BETAH Tanpa Calo

Polres Kubu Raya memulai tahapan registrasi administrasi calon anggota Polri 2026 dengan melibatkan pengawas eksternal dan instansi terkait mulai Senin (5/4/2026). (Foto: Ist)

KalbarOke.Com — Polres Kubu Raya resmi memulai tahapan registrasi administrasi (Regmin) bagi calon anggota Polri tahun anggaran 2026. Proses verifikasi dokumen ini dijadwalkan berlangsung mulai Senin (5/4/2026) hingga 16 April 2026 mendatang di Mapolres Kubu Raya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, animo masyarakat untuk bergabung menjadi korps Bhayangkara tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari antrean panjang para pendaftar yang antusias mengikuti tahapan verifikasi berkas sejak pagi hari.

Guna memastikan proses seleksi berjalan objektif, Polres Kubu Raya melibatkan tim panitia lintas sektor. Selain unsur internal Polri, hadir pula petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk memvalidasi keaslian dokumen kependudukan dan ijazah peserta.

Tak hanya instansi pemerintah, unsur pengawasan eksternal juga dihadirkan melalui keterlibatan tokoh masyarakat dari Organisasi Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kabupaten Kubu Raya. Pelibatan berbagai pihak ini bertujuan untuk menutup celah kecurangan dalam proses verifikasi.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjalankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Kehadiran pengawas internal dan eksternal adalah bukti nyata transparansi di setiap tahapan.

Baca :  Kecelakaan di Simpang Brimob: Pelajar 18 Tahun Tewas Terlindas, Polisi Ingatkan Bahaya Menyalip di Tikungan

“Kami memastikan seluruh tahapan, khususnya registrasi administrasi ini, berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Keterlibatan instansi terkait menjadi bentuk pengawasan bersama agar proses ini benar-benar profesional,” ujar AKBP Kadek Ary Mahardika pada Senin (5/4/2026).

Kapolres juga memberikan peringatan keras kepada para calon peserta dan orang tua agar tidak mempercayai oknum-oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang atau bentuk lainnya. Ia menjamin bahwa kelulusan peserta murni berdasarkan kemampuan dan kelengkapan administrasi masing-masing individu.

“Tidak ada ruang bagi praktik percaloan atau kecurangan. Jika ada yang menemukan indikasi tersebut, segera laporkan kepada panitia atau pengawas. Seleksi ini gratis dan objektif,” tegasnya.

Peserta yang nantinya dinyatakan memenuhi syarat di tingkat Polres akan dikirim untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan di tingkat Panitia Daerah (Panda) yang berlokasi di Polda Kalimantan Barat. Di sana, para calon siswa akan kembali diuji melalui serangkaian tes kesehatan, psikologi, hingga akademik sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca :  Polres Kubu Raya Buru Kendaraan Modifikasi Penimbun BBM, Stok Dipastikan Aman Selama Lebaran

Dengan meningkatnya minat pemuda-pemudi di Kubu Raya, diharapkan proses rekrutmen ini mampu menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas tinggi, dan siap melayani masyarakat dengan maksimal di masa depan.


Ringkasan Berita

Polres Kubu Raya membuka tahapan registrasi administrasi calon anggota Polri 2026 mulai 5 hingga 16 April 2026.

Terjadi peningkatan jumlah pendaftar dibandingkan tahun lalu, yang menunjukkan tingginya minat pemuda Kubu Raya menjadi anggota Polri.

Proses verifikasi melibatkan Disdukcapil, Disdikbud, dan Perkumpulan Merah Putih (PMP) untuk menjamin keabsahan dokumen dan transparansi seleksi.

Kapolres AKBP Kadek Ary Mahardika mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap praktik percaloan dan menekankan bahwa seleksi menggunakan prinsip BETAH.

Peserta yang lolos verifikasi di tingkat Polres akan melanjutkan seleksi ke tahap berikutnya di Panitia Daerah (Panda) Polda Kalimantan Barat.