Pacu Kemandirian Fiskal, Bupati Aron Tekankan Inovasi OPD dalam Menggali Potensi Pendapatan Daerah

Bupati Sekadau Aron memimpin rapat evaluasi PAD Triwulan I 2026 dan meminta seluruh OPD bergerak inovatif untuk melampaui capaian tahun sebelumnya. (Foto: Komf.)

KalbarOke.Com — Bupati Sekadau, Aron, menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menggali potensi pendapatan daerah secara maksimal, inovatif, dan berkelanjutan. Langkah ini diambil guna memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Sekadau di tengah dorongan pemerintah pusat agar daerah tidak hanya bergantung pada dana perimbangan.

Arahan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin rapat Tim Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan I Tahun 2026 di Ruang Rapat Wakil Bupati Sekadau pada Rabu (8/4/2026). Rapat strategis ini bertujuan memetakan kendala serta memacu performa SKPD pengelola retribusi agar target tahun ini tercapai secara optimal.

“Saya mengapresiasi semangat kolektif kita untuk meningkatkan PAD secara bertahap. Dalam dua tahun terakhir, pemerintah pusat terus mendorong daerah, khususnya Kabupaten Sekadau, untuk mengoptimalkan kemandirian fiskal melalui pendapatan mandiri,” ujar Bupati Aron.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan hasil evaluasi capaian dua tahun terakhir sebagai tolok ukur kinerja. Berdasarkan data, realisasi PAD Sekadau menunjukkan tren positif yang signifikan. Pada tahun 2024, realisasi tercatat sebesar Rp59 miliar dari target Rp86 miliar. Angka ini melonjak tajam pada 2025 dengan realisasi mencapai Rp83 miliar dari target Rp109 miliar.

Baca :  Respons Edaran Mendagri, Pemprov Kalbar Bakal Tata Ulang Kegiatan Retret dan Efisiensi Perjalanan Dinas

“Melihat tren yang terus menanjak, saya optimis jika seluruh sektor bergerak, baik BPRPD maupun SKPD pengelola retribusi, target tahun 2026 akan melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.

Bupati Aron menggarisbawahi bahwa peningkatan pendapatan daerah sangat bergantung pada kreativitas OPD dalam melihat peluang baru. Ia tidak ingin pengelolaan pendapatan hanya berjalan secara administratif rutin, melainkan harus ada terobosan inovatif untuk mempermudah pelayanan sekaligus menutup potensi kebocoran.

Menutup arahannya, Bupati Aron menginstruksikan BPRPD dan seluruh unit terkait untuk langsung tancap gas memasuki triwulan kedua tahun ini. Ia menginginkan progres yang nyata agar pada evaluasi berikutnya sudah terlihat lonjakan angka yang signifikan.

Baca :  Cek Absensi di Disdukcapil Usai Cuti Idulfitri, Wali Kota Pontianak Tegaskan Sanksi Bagi ASN Bolos

“Saya minta di triwulan kedua ini kinerja terus didorong, kita harus ‘gas’ agar hasilnya maksimal. Progres ini akan kita evaluasi kembali pada rapat berikutnya,” tegas Bupati dengan nada optimis.


Ringkasan Berita

  • Bupati Sekadau Aron memimpin rapat koordinasi Tim Optimalisasi PAD Triwulan I Tahun 2026 pada Rabu (8/4/2026).
  • Realisasi PAD Sekadau menunjukkan tren naik dalam dua tahun terakhir, yakni dari Rp59 miliar (2024) menjadi Rp83 miliar (2025).
  • Bupati menginstruksikan seluruh OPD pengelola retribusi untuk lebih inovatif dan sinergis guna meningkatkan kemandirian fiskal daerah.
  • BPRPD dan SKPD terkait diminta segera memacu target pada triwulan kedua 2026 agar hasilnya melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya.
  • Pemerintah Kabupaten Sekadau berkomitmen melakukan evaluasi berkala untuk memastikan setiap potensi pendapatan daerah tergarap maksimal.