Jepang Tertarik Kembangkan Aloevera Pontianak

PONTIANAK, KB1- Jepang tertarik untuk mengembangkan komoditi aloevera atau dikenal sebutan lidah buaya asal Pontianak, terutama di bidang kuliner. Kerjasama ini sendiri didukung Japan International Cooperation Agency (JICA) bekerja – Kementerian Perindustrian.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menyambut baik kerjasama terkait produk aloevera ini dengan JICA. Pihaknya sangat terbuka untuk kerjasama memajukan UKM terutama di bidang usaha pangan aloevera.
Sutarmidji menyebutkan, produk aloevera ini secara kualitas sudah jelas memiliki berbagai keunggulan baik dari segi cita rasa maupun manfaat.

“Sekarang tinggal bagaimana kita mengemas produk ini sehingga lebih menarik dan lebih mudah untuk dipasarkan,” katanya.

Baca :  Daftar Cawako di PKS, Andi Harun Siap Membangun Mendidik Masyarkat

Kadis Disperindakop Pontianak, Utin Srilena menjelaskan IKM pangan berbahan dasar aloevera dipilih dalam kerjasama ini karena merupakan produk unggulan dari Kota Pontianak.

“Nantinya pembinaan akan lebih terfokus pada bagaimana pengemasan yang baik, kemudian nantinya baru kita bicara tentang pemasaran tidak hanya di lingkup nasional, tetapi juga internasional,” jelas Utin.

Kerjasama dengan JICA nantinya akan berupa pelatihan langsung terkait pelatihan secara fisik maupun tentang pembelajaran standar-standar pemasaran dan kualitas. Kerjasama antara Kementerian Perindustrian dengan JICA ini sudah berlangsung beberapa tahun sebelumnya. Di tengah perjalanan, Kementerian Perindustrian memutuskan untuk memasukkan industri aloevera dalam rangkaian kegiatan program kerjasama.

Baca :  Daftar ke PKB, Andi Harun-Sugioto (Rico) Berpasangan Maju Pilwako Pontianak

“Kunjungan ini merupakan tahap awal, kita akan lakukan pemetaan terkait permasalahan apa yang dihadapi industri aloevera ini dalam mengembangkan produknya,” kata Bayu Fajar Nugroho, Kassubag Kerjasama Sekretariat Direktorat Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian. (jim/01)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1460 kali