KABUT ASAP GANGGU LATIHAN ATLET PRA-PON

PONTIANAK, KB1 – Kondisi kabut asap di Kalimantan Barat yang demikian tebal memaksa atlet yang akan mengikuti Pra-PON 28 September mendatang latihan menggunakan masker, selain itu buruknya kualitas udara juga mengharuskan pelatih menghapus sesi latihan jogging karena udara yang kotor dikhawatirkan akan mengganggu fisik para atlit.
Ajang Pra-PON yang tidak lama lagi akan diadakan di Kota Bandung mengharuskan para atlet Kalbar mempersiapkan diri sebaik mungkin. Namun sayang sesi latihan mereke cukup terganggu dengan bencana kabut asap yang melanda Propinsi ini. Seperti yang terjadi pada para atlet panjat tebing, mereke terpaksa melakukan latihan sambil menggunakan masker untuk mengantisipasi udara yang kotor. “Program latihan ini tidak bisa lagi kita undur atau tunda, cuma untuk mengantisipasi udara kotor kita instruksikan atlet menggunakan masker saat latihan memanjat” ujar Asisten Panjat Tebing Kalbar Suparman kepada kalbarsatu pada Kamis (18/9/15).
Cuaca dan kondisi udara yang tidak mendukung dirasakan sangat mengganggu proses latihan para atlet panjat tebing, bahkan menurut mereka sesi jogging terpaksa ditiadakan karena latihan tersebut harus dilakukan di ruangan terbuka. Jike tetap dipaksakan maka dikhawatirkan udara yang kotor malah merusak kesehatan para atlet. Muhammad Asaza satu diantara atlet panjat tebing yang kala itu sedang latihan mengatakan bencana kabut asap memang sangat mengganggu latihan mereka. “Antisipasinya kita lebih banyak latihan Indoor, sesi latihan fisik di tempat terbuka terpaksa kita batasi” ceritanya.
Terganggunya persiapan atlet dalam menghadapi Pra-PON dikhawatirkan akan mempengaruhi performa dan prestasi mereka di ajang tersebut. Namun pada cabang panjat tebing mereka tetap bertekad memberikan hasil terbaik bagi Propinsi Kalimantan Barat (zak/06).

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1484 kali