Presiden Tidak Hanya Sebagai Eksekutor Kebijakan

PONTIANAK, KB1 – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam aliansi bem sekalimantan barat mengelar aksi penolakan terhadap kebijakan presiden joko widodo-JK pada 154 hari pemerintahan presiden. Aksi yang dipusatkan dibundaran untan berlangsung damai Senin (23/3) lalu.
Humas aksi Randa renaldi mengatakan menjelang keperintahan presiden joko widodo- JK yang ke 154 menilai banyak kebijakan yang diambil presiden tidak pro rakyat.
“Seorang presiden seharusnya tidak hanya menjadi eksekutor kebijakan, tetapi juga harus memiliki kepekaan dalam mempertimbangkan kondisi rakyat saat menerima kebijakan tersebut,” katanya.
Aliansi BEM se- Kalbar menilai kebijakan presiden yang harus mendapat perhatian yakni perlu penurunan harga barang pokok, stabilkan ekonimo nasional, akuisisi 100 persen aset blok mahakam, lakukan negoisasi ulang terhadap Freeport dan menyelesaikan kasus korupsidan untuk melawan koruptor.
“Mengenai hal itu kami meminta kepada presiden joko widodo untuk melakukan perbaikan,”ujarnya. (sai/03)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1496 kali