Pilkades Serentak 112 Desa di Kapuas Hulu Akan Digelar, Bupati Tekankan Netralitas Panitia

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan membuka sosialisasi Pilkades Serentak 2026 untuk 112 desa di Putussibau. (Foto: Ilustrasi Pilkades Serentak/Dok./Ist.)

KalbarOke.Com — Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, secara resmi membuka kegiatan sosialisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 se-Kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan strategis ini dipusatkan di Putussibau pada Senin (13/4/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran penting mulai dari Wakil Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, hingga para Camat dan panitia Pilkades dari berbagai wilayah. Pilkades serentak kali ini menjadi agenda besar karena mencakup 112 desa yang tersebar di wilayah Bumi Uncak Kapuas.

Dalam sambutannya, Bupati Fransiskus Diaan menegaskan bahwa Pilkades merupakan wujud nyata demokrasi di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, prinsip transparansi dan akuntabilitas harus menjadi landasan utama dalam setiap tahapannya.

“Pemilihan kepala desa adalah momentum penting bagi masyarakat desa dalam menentukan pemimpinnya secara langsung. Maka seluruh tahapan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” ujar Fransiskus Diaan pada Senin (13/4/2026).

Baca :  Sujiwo Pastikan Tiket Kapal Melano Khatulistiwa Tak Naik, Tarif Speedboat Menyesuaikan Harga BBM

Bupati juga memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu memberikan dukungan penuh untuk kesuksesan agenda ini. Salah satu bentuk komitmen nyata adalah melalui pengalokasian anggaran yang telah disiapkan dalam APBD 2026, baik pada anggaran murni maupun perubahan.

Sosialisasi ini dinilai memiliki peran strategis untuk menyamakan persepsi regulasi kepada seluruh pemangku kepentingan. Fransiskus memberikan instruksi khusus kepada panitia penyelenggara agar senantiasa menjaga netralitas dan bekerja secara profesional tanpa memihak.

Kepada para calon kepala desa yang akan bertarung, Bupati mengimbau untuk mengedepankan kompetisi yang sehat. Ia mewanti-wanti agar semua pihak menjauhi praktik politik uang (money politics) serta tidak menyebarkan informasi bohong yang dapat memicu konflik horizontal.

“Kepada masyarakat, saya mengajak untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkades ini, menggunakan hak pilih secara bijak, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Baca :  Jembatan Melobok Putus Total Akibat Hujan Deras, Akses Utama Meliau–Bodok Lumpuh

Melalui persiapan yang matang dan pemahaman regulasi yang kuat, Pemkab Kapuas Hulu optimis Pilkades Serentak 2026 dapat melahirkan pemimpin-pemimpin desa yang inovatif dan amanah dalam membangun desa masing-masing.


Ringkasan Berita

  • Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan membuka sosialisasi Pilkades Serentak 2026 bagi 112 desa di Putussibau pada Senin (13/4/2026).
  • Pemkab Kapuas Hulu memberikan dukungan penuh melalui alokasi dana APBD 2026 guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar.
  • Bupati menekankan pentingnya netralitas panitia dan transparansi dalam proses pemungutan suara hingga penetapan calon terpilih.
  • Para calon kepala desa diimbau bersaing secara sehat tanpa politik uang, sementara masyarakat diminta menjaga kondusivitas wilayah.
  • Sosialisasi ini bertujuan menyelaraskan pemahaman regulasi agar Pilkades serentak dapat menghasilkan pemimpin desa yang berintegritas.