Berantas Spekulan BBM di Putussibau, Polisi Gerebek SPBU dan Temukan Puluhan Jerigen di Dalam Parit!

Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu menertibkan SPBU setelah isu harga BBM mencapai Rp17.000 viral. Polisi menyita 32 jerigen dan tangki siluman yang disembunyikan. (Foto: Hms)

KalbarOke.Com — Menanggapi isu viral mengenai kelangkaan dan melonjaknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi hingga menembus angka Rp17.000 per liter di wilayah Kapuas Hulu, jajaran Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu melakukan tindakan tegas. Petugas bergerak cepat melakukan monitoring dan penertiban di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Rabu (18/02/2026).

Operasi yang dipimpin oleh Subnit Lidik Sat Reskrim ini menyasar empat titik SPBU utama di wilayah Putussibau Utara dan Putussibau Selatan. Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi BBM tepat sasaran dan memberantas praktik spekulan yang merugikan masyarakat luas.

Dalam penertiban di SPBU Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara, petugas menemukan modus operandi penimbunan yang cukup unik. Sebanyak 32 unit jerigen berbagai ukuran dan 1 unit tangki modifikasi (tangki siluman) ditemukan disembunyikan di lokasi-lokasi yang tidak terduga.

“Barang-barang tersebut ditemukan disembunyikan di sekitar area SPBU, ada yang di dalam parit (selokan) dan sebagian di belakang bangunan SPBU. Saat dilakukan pemeriksaan, tidak ada satu pun warga atau pengantri yang mengakui kepemilikan barang tersebut,” jelas jajaran Sat Reskrim di lapangan.

Baca :  Laka Maut di Lintas Selatan Bunut Hulu: Pejalan Kaki Tewas Usai Tertabrak Motor di Kawasan Minim Penerangan

Seluruh barang bukti tak bertuan tersebut langsung diangkut ke Mapolres Kapuas Hulu untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, di SPBU Pemda Kedamin Hulu, pihak kepolisian memberikan peringatan keras kepada pengelola agar tidak melayani pengisian yang melanggar aturan.

Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu melalui personel di lapangan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi bagi pengelola SPBU maupun oknum masyarakat yang bermain dengan “tangki siluman”.

“Kegiatan ini merupakan respon cepat kami atas keluhan masyarakat. Jika ditemukan penyalahgunaan, kami tindak tegas sesuai hukum,” tegas petugas reskrim.

Monitoring berkala akan terus dilakukan oleh Polres Kapuas Hulu untuk memastikan stok BBM tetap tersedia bagi masyarakat umum dengan harga yang wajar sesuai ketentuan pemerintah. Situasi di sejumlah SPBU pasca-penertiban dilaporkan telah kembali aman dan terkendali.

Baca :  Terbukti Terlibat Narkoba, Eks Kapolres Bima Kota Dipecat Tidak Hormat

Ringkasan Berita

*Polres Kapuas Hulu menanggapi keluhan masyarakat terkait harga BBM subsidi yang melambung hingga Rp17.000 per liter melalui monitoring mendadak pada Rabu (18/2/2026).

*Polisi menemukan dan menyita 32 jerigen serta satu tangki modifikasi (tangki siluman) yang disembunyikan di dalam selokan dan belakang bangunan SPBU Pala Pulau.

*Tidak ada pengantri maupun pengelola yang mengaku sebagai pemilik barang-barang ilegal tersebut saat penggeledahan berlangsung.

*Pihak kepolisian memberikan peringatan keras kepada seluruh pengelola SPBU di Putussibau untuk mematuhi aturan distribusi dan melarang pengisian ke tangki modifikasi.

*Sat Reskrim berkomitmen melakukan pengawasan rutin guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok BBM bagi masyarakat umum di Kapuas Hulu.